Medan (SIB) -Mendikbud Muhadjir Effendy mengatakan, revitalisasi SMK kini sedang dilaksanakan dan perbaikan sistem distribusi Kartu Indonesia Pintar (KIP) terus dilakukan. Gerakan PPK (Penguatan Pendidikan Karakter) dan GLN (Gerakan Literasi Nasional) diharapkan menjadi pintu masuk dan kunci utama bergeraknya reformasi berbagai sektor pendidikan dan kebudayaan, baik di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun lingkungan pemerintah daerah dan satuan pendidikan.Demikian sambutan Mendikbud dibacakan Kepala LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Sumut Afrizal Sihotang ST Msi pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di LPMP Sumut Jalan Bunga Raya Asam Kumbang Medan Selayang, Selasa (2/5).Menurutnya, berbagai program dan kegiatan serta sumber daya, baik finansial maupun non-finansial di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Pendidikan di berbagai daerah hendaklah difokuskan untuk mendukung gerakan reformasi pendidikan tersebut.Ditegaskan, reformasi pendidikan untuk menjawab permasalahan bangsa Indonesia sehingga kita semua yang berbakti dan berkhidmat di dunia pendidikan perlu bersinergi mendukung terlaksananya reformasi pendidikan nasional dimaksud."Reformasi pendidikan nasional merupakan proses jangka panjang, bukan sesaat dan jangka pendek sehingga perlu dukungan dan partisipasi konstruktif semua jajaran pelaksana pendidikan, pemangku kepentingan pendidikan bahkan warga bangsa Indonesia," tegasnya.Untuk itu, katanya, dalam reformasi pendidikan nasional ini kerja keras yang konstruktif, penuh keikhlasan dan pengorbana serta pengabdian tulus seluruh insan pendidikan di seluruh Indonesia amat diharapkan. "Marilah kita bersama-sama menggerakkan reformasi pendidikan nasional demi kemajuan dan keunggulan pendidikan nasional kita pada satu sisi dan pada sisi lain demi kelangsungan dan kelanggengan bangsa Indoneia di tengah kancah bangsa-bangsa lain," harapnya.PelatihanTerpisah Kepala LPMP Sumut Afrizal didampingi Humas Feisal Syamir SSos dan Dedi Iskandar ST menambahkan, tahun anggaran 2017 LPMP Sumut telah menggelar pelatihan kurikulum 2013 (K13) kepada 1.774 instruktur kabupaten/kota (IK) dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK di Kabupaten/Kota se-Sumut dan selanjutnya para instruktur tersebut akan melatih 27.880 guru sasaran pada 5.001 sekolah.Katanya, sampai akhir April 2017 program pelatihan K13 telah berlangsung 30 persen dan di akhir Juli 2017 akan diselesaikan 55 persen. Diharapkan pada tahun 2018 akan tuntas 100 persen sehingga pada tahun 2019 seluruh sekolah di Sumut telah memberlakukan Kurikulum 2013. (A06/d)