Tebingtinggi (SIB)- Try Out (TO) Akbar uji coba Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi di SMA Negeri 1, 2 dan 3 diikuti antusias sekitar 1.500 pelajar lulusan SMA sederajat se-Kota Tebingtinggi, Minggu (8/6).Kepala Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi Drs H Pardamean Siregar MAP didampingi Sekretaris, Kepala Bidang dan Kepala SMA Negeri mengatakan Try Out Akbar SBMPTN yaitu untuk memberikan motivasi kepada siswa-siswi melanjut ke perguruan tinggi, selain itu untuk menguji coba sejauh mana kemungkinan peluang anak-anak masuk PTN sesuai dengan program pilihannya.“Pak Wali Kota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM langsung mengitruksikan kita untuk melaksanakan try out ini saat pemantauan UN SMA sederajat, dengan harapan pelajar SMA sederajat Tebingtinggi yang masuk PTN jumlahnya bisa mencapai 50 persen,†ujar PardameanaDitambahkannya, SBMPTN sitim ujiannya hampir sama UN yaitu dengan menggunakan LJK, jadi siswa perlu latihan dan latihan agar dia bisa mengukur sejauh mana kemampuannya terkait dengan pilihannya, “persaingan masuk PTN sangatlah ketat untuk jadi pemenang diperlukan strategi dan persiapan yang matang, untuk itulah Pemko Tebingtinggi melalui Dinas Pendidikan melakukan persiapan dan memotivasi untuk konsentrasi ke hari H, dengan harapan pada saat ujian berlangsung siap dan matang,†ujar PardameanJumlah peserta yang mengikuti TO sesuai daftar hadir sekitar 1.500 orang, ada yang tidak hadir karena sebagian pelajar SMA Tebingtinggi sudah banyak mengikuti bimbingan tes di Medan dan jadwalnya bentrok dengan jadwal simulasi yang dilakukan Bimbingan Tesnya. Pardamean menyampaikan pelaksanaan TO ini bekerja sama dengan salah satu Bimbingan Tes dan pembiayaannya sepenuhnya ditanggung Pemerintah Daerah Kota Tebingtinggi.Dijelaskannya, pemeriksaan Try Out ini difokuskan di SMA Negeri 1, hasilnya akan dievaluasi Pantia Disdik kemudian diserahkan kepada sekolah masing-masing dengan harapan sesuai hasil yang diperolehnya sekolah melakukan konseling terhadap anak-anak .“Dengan penyelenggaraan ini dilanjutkan konseling dari gurunya, pelajar SMA sederajat yang dari Tebingtinggi saat SBMPTN tidak ada lagi memilih PTN karena ikut-ikut teman, mencoba-coba akan tetapi sudah memilih PTN dengan jurusan yang sesuai kemampuannya,†sebut Pardamean. (C16/ r)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.