Medan (SIB) -Komunitas Peduli Pemuda Berkebutuhan Khusus (KP2BK) menggelar Pelatihan Tenaga Kepemudaan Berkebutuhan Khusus bagi siswa/i Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Karya Murni di Aula Sekolah Jalan Karya Wisata No 6 Medan Johor, Senin (23/10).Acara mengambil Thema "Membangun Kembali Spirit Pemuda Berkebutuhan Khusus" yang dibuka oleh Drs Jonni Sihite MPd (Kementerian Pemuda dan Olah Raga/Kemenpora RI) tersebut ditandai pemberian secara simbolis kartu kepada sejumlah perwakilan peserta.Dalam arahannya, Jonni Sihite mengatakan, sesuai UU No 8 tahun 2016 pemerintah berkewajiban memperhatikan kaum disabilitas atau anak berkebutuhan khusus (ABK), yakni tuna netra, tuna runggu wisma dan lainnya.Katanya, kaum disabilitas atau anak berkebutuhan khusus saat ini mendapat perlakuan yang sama dengan warga tergolong sehat sehingga para kaum disabilitas tidak perlu berkecil hati atas kondisi kesehatan dan keberadaannya, meski cacat dalam fisik.Ketua Yayasan Karya Murni Medan melalui Sekretaris Sr Vinsensia br Naibaho KSSY memberikan apresiasi kepada Komunitas Peduli Pemuda Berkebutuhan Khusus telah berkenan menyelenggarakan pelatihan tenaga kepemudaan berkebutuhan khusus bagi anak berkebutuhan khusus di Yayasan Karya Murni Medan.Ketua KP2BK Agam Christofel Silaen menjelaskan, pelatihan tenaga kepemudaan berkebutuhan khusus itu dimaksudkan untuk memotivasi semangat segenap anak berkebutuhan khusus dalam meraih cita-cita atau masa depan gemilang.Sementara Ketua Panitia Rasi Kasim Samosir SP melaporkan, pelatihan tenaga kepemudaan berkebutuhan khusus diikuti 70 orang. Digelar selama 2 hari (23 s/d 24 Oktober 2017) dengan menampilkan sejumlah pembicara di antaranya, Deden Raldos Simatupang SPt (Pemerhati Sosial), Ahmad Faury SHI (Dosen UINSU), Prof Dr Badaruddin SSos MSi (Guru Besar USU) dan Jabes Silaban (Pemerhati Sosial).Pada kesempatan Ketua KP2BK (Komunitas Peduli Pemuda Berkebutuhan Khusus) Agam Christofel Silaen STP memberikan cinderamata berupa plakat kepada Drs Jonni Sihite dan disaksikan Ketua Yayasan Karya Murni Medan Sr Christine Br Pasaribu KSSY. (A12/q)