Jakarta (SIB)- Sebanyak 105 siswa-siswi Sekolah Menegah Pertama (SMP) Santa Theresia Menteng, Jakarta Pusat, dinyatakan lulus ujian nasional (UN). Selain dinyatakan lulus 100%, tiga siswi meraih nilai UN tertinggi dengan nilai 38.20.Hal tersebut diungkapkan pejabat Dinas Pendidikan Dasar, Pengawas Sekolah St Theresia, Drs Sairun Tambunan, di hadapan para siswa-siswi, guru dan orangtua murid yang hadir dalam acara pelepasan pelajar SMP Santa Theresia yang lulus SMP, di auditorium Theresia, Menteng, Jl Gereja Theresia No 4 Jakarta Pusat, Sabtu (14/6)."Selamat buat anak-anak SMP Santa Theresia, kalian semuanya lulus 100%," kata Drs Sairun Tambunan disambut teriakan dan tepuk tangan seluruh siswa-siswi SMP Santa Theresia Menteng yang hadir.Lebih lanjut Tambunan mengingatkan kepada seluruh pelajar SMP yang hadir untuk tidak berpuas diri, tapi mempersiapkan diri ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (SMA)."Pesan saya di tengah-tengah persaingan yang sangat ketat mohon kemampuan ditingkatkan lagi. Persaingan sangat luar biasa. Kalau Matematika dapat nilai 7 itu sudah biasa. Saat ini banyak juga pelajar yang dapat nilai 10," pesan Tambunan.Tambunan juga mengingatkan semua pelajar tidak hanya meraih nilai tinggi, tetapi karakter kepribadian juga harus dikuasai."Para pelajar bukan hanya mencari nilai mata pelajaran, tapi hingga karakter yang tangguh dan bermakna. Semua pelajaran yang telah diperoleh harus bisa bermakna dalam kehidupan sehari-hari, baik buat diri sendiri maupun orang lain. Sekali lagi, kalian harus mensyukuri jerih payah orang tua karena telah memberikan pendidikan yang terbaik buat kalian," tukasnya.GARAM DAN TERANGSementara itu, Kepala SMP Santa Theresia, Suster Elisabeth Sri Utami OSU dalam sambutannya mengatakan kepada seluruh pelajar yang lulus UN tidak boleh terlena dengan kelulusan di tingkat SMP saja. Namun kelulusan ini bisa bermakna buat diri sendiri dan orang lain. Tentunya menjadi garam dunia yang bisa memberikan rasa walaupun tidak seberapa.“Semua siswa harus bisa menyadari bahwa bukan hanya meraih kelulusan dengan nilai terbaik saja yang perlu, tetapi bisa bermakna buat diri sendiri dan orang lainâ€, pesan Suster Elisabeth.Ia juga mengakui, selama tiga tahun mendidik semua siswa-siswi di SMP milik Yayasan Pendidikan Anantha Bhakti, pihaknya belum maksimal memberikan yang terbaik. Oleh sebab itu, dia kembali mengingatkan semua pelajar untuk ikut bertanggungjawab dalam mempergunakan waktu yang ada dengan sebaik mungkin.“Kalau kita menyadari apapun tugas kita, tanggungjawab kita, masih ada waktu untuk anak-anakku (pelajar). Gunakan waktu dengan bertanggung jawab atas diri sendiri tanpa harus kami awasi seperti polisi,†harapnya.Di akhir sambutannya, Suster Elisabeth berharap semua pelajar SMP Santa Theresia Menteng terus menggali potensi yang ada di dalam dirinya ke arah yang lebih baik lagi ."Kiranya nanti anak-anak kita bisa menjadi orang-orang yang dibutuhkan bagi bagsa dan negara,"ujar Elisabeth.Sementara itu Panitia Pelepasan Siswa SMP Theresia yang seluruhnya terdiri dari para orangtua murid yang diketuai Liliy Sugiarso (keluarga pengusaha aki Yuasa), mengucapkan terima kasih kepada segenap fungsionaris SMP Theresia atas pendidikan yang telah diberikan kepada para siswa/i dan juga menyampaikan penghargaannya kepada seluruh orangtua murid yang berpartisipasi mempersiapkan acara itu mulai dari pesta Prom Night (perpisahan) pada Kamis (12/6) yang menampilkan theatre "Gatsby" dan Sabtu (14/6) dilanjutkan dengan pelepasan murid yang dipenuhi dengan berbagai penghargaan-penghargaan (piagam) dan piala atas prestasi para murid serta pengalungan medali yang dilakukan oleh Kepala Sekolah kepada seluruh murid termasuk Germia Muda Panggabean, cucu Ny DR GM Panggabean/R boru Hutagalung, pendiri Harian Sinar Indonesia Baru (SIB).Seluruh acara itu dipersiapkan dan dilaksanakan kepanitiaan yang sepenuhnya atas swasembada biaya dan partisipasi orangtua murid yang dibendaharai Ny Kelly boru Hutagalung (keluarga pengusaha swasta nasional PT Arion Paramita Grup). Selain mengumumkan 100% lulus UN, tiga siswi SMP Santa Theresia juga berhasil memperoleh hasil Ujian Nasional tertinggi .Ketiganya adalah, Engeline Melisa meraih peringkat pertama dengan nilai 38,20. Kemudian Gabriella Carissa Averina dengan nilai 38,15 disusul peringkat ketiga, Jovina Evangeline Wardana dengan nilai 38,15. TERHARU Sementara itu Pemimpin Redaksi Harian SIB, GM Immanuel Panggabean BBA bersama istri, Kelly br Hutagalung SH dan putrinya Apollonia Panggabean yang turut menghadiri acara kelulusan putranya, Germia Muda, tampak terharu ketika putranya mendatangi tempat duduk para orangtua dan memberikan setangkai bunga mawar sebagai ucapan terima kasih Germia kepada orangtuanya dan keluarga yang telah memberikan pendidikan kepada dirinya.Sebelumnya di sela-sela acara, GM Immanuel mengatakan, putranya telah lulus testing di beberapa sekolah swasta Katolik ternama di Jakarta. Germia juga diterima di SMA St Theresia, tapi dia lebih memilih masuk Kanisius.Acara pelepasan dibuka dengan doa bersama serta misa kudus yang dibawakan Romo dengan thema : Hidupku di Bawah Naungan Tuhan. (R1/BAS/c)