Berbagi Kasih dengan Anak Berkebutuhan Khusus, TK Fajar Kunjungi SLB-C Karya Tulus

- Rabu, 28 Maret 2018 19:57 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/03/hariansib_Berbagi-Kasih-dengan-Anak-Berkebutuhan-Khusus--TK-Fajar-Kunjungi-SLB-C-Karya-Tulus.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
KUNJUNGAN: Kepala SLB-C Karya Tulus Sr Ignosensia Ginting, SFD mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan Kepala Sekolah TK Fajar Martha Lismawaty Aritonang SPd, AUD saat kunjungan kasih siswa-siswi TK Fajar ke sekolah tunagrahita tersebut, Sabtu
Medan (SIB) -Untuk melatih rasa empati dan peduli kepada sesama yang berkebutuhan khusus, sekitar 50 siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Katolik Fajar yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk Medan menggelar kunjungan kasih ke Sekolah Luar Biasa tunagrahita (SLB-C) Karya Tulus di Jalan Lapangan Golf, Dusun III, Namopencawir, Medan Tuntungan, Sabtu (24/3). Sekolah yang berhimpun di bawah Yayasan Setia ini sekaligus berfungsi sebagai asrama yang mengasuh anak-anak yang memiliki keterbelakangan mental atau anak-anak berkebutuhan khusus.Didampingi para guru dan orangtua, siswa-siswi TK Fajar hadir di lokasi sejak pagi hari, bergembira dan bercengkerama dengan anak-anak penghuni asrama.Kepala Sekolah TK Fajar Martha Lismawaty Aritonang SPd, AUD mengatakan, anjangsana ke SLB-C Karya Tulus merupakan yang pertama kali, dengan misi menumbuhkan empati siswa yang berkesempatan melihat langsung anak-anak tunagrahita."Kunjungan ini semoga mengasah hati siswa TK Fajar untuk belajar bersyukur karena melihat saudara-saudara mereka yang kurang beruntung. Di sini siswa-siswi berkumpul, bernyanyi, dan makan bersama mereka. Kami juga membawa sumbangan untuk kebutuhan asrama dan membagikan hadiah untuk semua anak," katanya.Dia mengungkapkan sumbangan berupa sebagian bahan-bahan kebutuhan pokok adalah hasil kebersamaan dari pihak sekolah dan orangtua siswa, serta sumbangan perkumpulan orangtua yang anaknya merupakan alumni TK Fajar.Pada awal kunjungan, anak-anak SLB-C Karya Tulus mengisi acara dengan beragam atraksi di pentas, seperti persembahan tari dan nyanyian untuk mencairkan suasana. Mereka terlihat sangat antusias dan bergembira. Dari mulai bernyanyi solo hingga bernyanyi beramai-ramai. Ada saja tingkah lucu mereka yang membuat suasana riuh dan penuh gelak tawa.Ketua Panitia Hendri Antonius Tampubolon  didampingi wakil ketua Raja DN Girsang, sekretaris Margaretha M R Sitompul, bendahara Jane Erawati, Humas I Irwanto F Situmorang dan Humas Reynald P Pangaribuan menyampaikan latar belakang panitia memilih beranjangsana ke SLB-C Karya Tulus.Kepala SLB-C Karya Tulus, Suster Ignosensia Ginting, SFD mengucapkan terima kasih kepada para guru dan orangtua siswa TK Fajar yang berkunjung dan memberikan uluran kasih untuk anak-anak asuhnya.Suster Ignosensia menjelaskan sekolah yang dirintis Suster Lambertha SFD, misionaris asal negeri Belanda itu tadinya berlokasi di Jalan Pemuda 1, Medan. Mengingat yang dididik adalah anak-anak keterbelakangan mental, lokasi sekolah dipindahkan ke Dusun III Namopencawir yang lebih tenang.Hingga saat ini terdapat sekitar 65 penghuni panti asuhan dari umur 9 hingga 34 tahun dengan dibantu 3 suster dan 10 orang relawan penuh-waktu.Suster Ignosensia menyebutkan sebelumnya sekolah rutin mendapatkan donasi dari luar negeri dan Pemko Medan. Namun belakangan bantuan luar negeri tersendat karena situasi finansial global di berbagai negara donatur, khususnya yang bersumber dari Eropa. Bantuan pemerintah juga sudah tidak diperoleh lagi karena faktor kebijakan anggaran.Dalam praktiknya, sekolah beroperasi dari uluran tangan kasih sejumlah donatur yang secara militan menyumbangkan sembako dan keperluan mandi, serta sebagian kebutuhan keuangan asrama."Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak, baik itu sekolah, swasta, maupun perorangan yang terbeban dengan anak-anak asuh kami. Tuhan memberkati tangan mereka yang memberi dengan sukacita," pungkasnya. (A11/d)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

PGRI Kota Medan Programkan Pengembangan Kompetensi Guru Hadapi Tuntutan Digitalisasi Pendidikan

Sekolah

Wali Kota Mahyaruddin Mohonkan Penerbitan Sertifikat Pulau di Tanjungbalai Ke Kanwil BPN Sumut

Sekolah

Polres Simalungun Raih Juara 1 Call Center 110 se-Sumut

Sekolah

15.831 Kasus TB Diobati Sepanjang 2025, Dinkes Medan: 65 Persen Pasien Sembuh

Sekolah

Harga Cabai Kembali Terpuruk Setelah Sempat Naik Tajam

Sekolah

Sekdakab Tapteng Lantik Direktur PT. Sarana Pembangunan Tapian Nauli