MOP Diisi Kegiatan Pembersihan Vandalisme

- Rabu, 16 Juli 2014 13:18 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/07/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Yogyakarta (SIB)- Masa orientasi sekolah yang digelar kemarin diisi dengan kegiatan pembersihan corat coret di tembok di sekitar lingkungan sekolah selain kegiatan pengenalan lingkungan sekolah secara keseluruhan."Salah satu kegiatan yang dilakukan selama masa orienstasi peserta didik baru (MOP) adalah pembersihan vandalisme, khususnya yang berada di lingkungan sekolah dan sekitarnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana di Yogyakarta, kemarin.Menurut dia, jadwal pembersihan vandalisme tersebut diserahkan sepenuhnya kepada sekolah menyesuaikan jenis kegiatan yang dilakukan masing-masing sekolah selama MOP.Pembersihan vandalisme di lingkungan sekolah dan sekitarnya tersebut sejalan dengan program Pemerintah Kota Yogyakarta yang sudah mendeklarasikan gerakan Jogja Bersih Vandalisme beberapa waktu lalu."Anggaran untuk kegiatan tersebut sudah diserahkan ke masing-masing sekolah," katanya yang berharap siswa bisa memperoleh pemahaman bahwa vandalisme merupakan tindakan yang tidak sebaiknya dilakukan. Edy menegaskan, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta telah memberikan pengarahan kepada seluruh sekolah terkait kegiatan yang bisa dilakukan di MOP. "Tidak diperbolehkan ada kegiatan kekerasan yang mengarah pada perploncoan. Kegiatan utama yang dilakukan selama MOP adalah mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru, termasuk pengajar, organisasi kesiswaan dan mata pelajaran yang akan diajarkan," katanya.Durasi pelaksanaan MOP, lanjut Edy, juga harus menyesuaikan jam sekolah dan tidak diperbolehkan digelar hingga sore hari, terlebih saat ini adalah Bulan Puasa."Untuk siswa SMP kelas 8 dan 9 atau siswa SMA/SMK kelas 11 dan 12, kegiatan belajar mengajar diisi dengan pendalaman materi keagamaan," katanya.Selain membersihkan vandalisme, kegiatan MOP juga diisi dengan pengenalan budaya Yogyakarta. "Kebetulan, kegiatan MOP digelar hingga Kamis (17/7) yang bertepatan dengan Kamis Pahing. Nanti akan diperkenalkan mengenai budaya Yogyakarta mulai dari seni tradisional, hingga tata krama dan tata berbusana dalam budaya Yogyakarta," katanya. Pemerintah Kota Yogyakarta telah menetapkan kebijakan mengenai panggunaan pakaian tradisional khas Yogyakarta sebagai pakaian dinas. Pakaian tersebut wajib dikenakan setiap Kamis Pahing. (Ant/q)


Tag:
MOP

Berita Terkait

Sekolah

Ringgit Menguat, Malaysia Rancang MOP KLIA Sepang Jadi Pusat Shoping Barang Branded Untuk WNI

Sekolah

57.914 Peserta KB Aktif di Simalungun

Sekolah

Menegangkan! Israel Minta AS Ledakkan Fasilitas Nuklir Bawah Tanah Iran

Sekolah

Selama Tahun 2024, Sebanyak 62.877 Peserta KB Aktif di Simalungun

Sekolah

62.877 Peserta KB Aktif di Simalungun Hingga Desember 2024

Sekolah

Mopen Sinar Tani Kecelakaan Tunggal di Panombean Panei, 7 Pelajar Luka-luka