Medan (SIB) -Jelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2019, Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 13 Medan gencar melakukan persiapan, salah satunya dengan menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang dilaksanakan selama dua hari, pada 11 Maret sampai 12 Maret 2019.
Kepala SMAN 13 Medan Mukhlis mengatakan, simulasi ini digelar untuk mempersiapkan sarana dan prasarana peserta didiknya dalam menghadapi UNBK, pada April 2019 nanti.
"Dua hari anak-anak sudah melakukan simulasi UNBK dengan sangat baik, mereka terlihat santai dan tenang selama kegiatan berlangsung. Kita berharap pada UNBK mendatang nanti anak-anak tidak lagi merasa takut, gelisah dan canggung," katanya kepada SIB di Medan, Selasa (12/3).
Dikatakannya, hanya saja dihari pertama di sesi awal, ada sedikit masalah yang dihadapi yaitu terhambat akibat jaringan token yang digunakan lemah dan lambat, namun hal tersebut tidak berlangsung lama.
"Kita siap gelar UNBK 100%, baik SDM maupun sarana prasarana sudah kita persiapkan dengan sebaik-baiknya. Hanya saja terkadang jaringannya lambat, tapi sudah kami antisipasi dengan menjadikan akses internet sekolah jadi tunggal," katanya.
Dijelaskannya, siswa-siswi SMAN 13 Medan yang ikut UNBK 2019 ada sebanyak 529 peserta, yang terdiri dari 383 siswa IPA dan 146 siswa IPS.
"Ada 5 ruang yang akan kita pakai saat UNBK nanti, dan sekitar 185 unit komputer siap digunakan. Dan untuk masalah listrik kita sudah jauh-jauh hari bekerjasama dengan pihak PLN, dan sekolah juga telah menyiapkan Genset (Generator Set) untuk mengantisipasi bila listrik padam. Tapi kita optimis, UNBK mendatang akan berlangsung dengan baik," katanya. (A21/h)