Simalungun (SIB) -SMA GKPS 1 Pamatangraya Kabupaten Simalungun akan kembali melakukan kerjasama bidang pendidikan dengan Perguruan Navigator College-Port Lincoln Australia. Frans Saputra Saragih dan Dya Komala Munthe menjadi perwakilan siswa SMA GKPS 1 untuk studi banding ke Negara Kanguru tersebut.Sekretaris Jenderal (Sekjen) GKPS Pdt Dr Paul Ulrich Munthe memberangkatkan kedua anak didik tersebut, Jumat (29/3) di Pamatangraya."Kalian (Frans dan Dya) adalah duta GKPS. Tunjukkan bahwa kita (GKPS) merupakan sekolah yang baik dan mau bekerjasama," tutur Paul Ulrich.Acara pemberangkatan itu disaksikan kurang lebih seribu orang. Hadir juga, Ketua Yayasan Pendidikan GKPS Jepri Sipayung MPd, Sekretaris KN-LWF St Drs Ridwin Purba MDiv MPd, Kapolsek Raya AKP R Sinaga, Praeses Distrik II GKPS Pdt Perpetua Purba, para guru, pegawai, pelajar dan orangtua siswa.Sekjen GKPS berharap, siswa yang menjadi perwakilan GKPS dapat memanfaatkan studi banding ke Navigator College untuk menambah dan memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan.Sementara itu, Kepala SMA GKPS 1 Drs Sardiaman Sinurat MPd menjelaskan, terpilihnya Frans dan Dya menjadi utusan GKPS ke Australia setelah menjalani seleksi ketat dengan ratusan pelajar lainnya. Kedua siswa tersebut nantinya didampingi seorang guru, Julven Purba SPd selama di Australia.Navigator College disebut telah memberi motivasi kepada SMA GKPS 1 Pamatangraya dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan. Kerjasama kedua belah sudah berjalan selama 7 tahun dan berkesinambungan. Bahkan tiap tahun dilakukan pertukaran siswa dan guru."Program ke depan, Navigator College juga akan kembali mengunjungi sekolah kita," ujarnya.Sejak dibangun kerjasama dengan Navigator College mulai tahun 2012, dinilai telah berdampak positif terhadap perkembangan SMA GKPS 1 Pamatangraya. Menurutnya, terjadi peningkatan kuantitas dan kualitas pendidikan."Kerjasama ini akan tetap dibina dan ditingkatkan lagi," ujarnya. (D05/q)