Siswa dan Guru SMA GKPS 1 Pamatangraya Studi Banding ke Navigator College Australia

- Rabu, 08 Mei 2019 21:20 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/berita/dir052019/641_Siswa-dan-Guru-SMA-GKPS-1-Pamatangraya-Studi-Banding-ke-Navigator-College-Australia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Guru SMA GKPS 1 Pamatangraya Julven Purba (kanan) foto bersama 2 anak didiknya dan Ketua Yayasan Navigator College Stephen Jude (tengah), Kepala Sekolah Navigator College Jamie Fewster (kiri) di komplek Perguruan Navigator College-Port Linco
Simalungun (SIB) -Dua pelajar SMA GKPS 1 Pamatangraya Kabupaten Simalungun studi banding selama sebulan ke Navigator College-Port Lincoln Australia. Kedua pelajar itu didampingi guru SMA GKPS 1 Pamatangraya, Julven Purba SPd.

"Banyak hal yang bisa didapat dari studi banding ini seperti pertumbuhan iman, dimana anak didik kita bertemu orang yang baik hati, menumbuhkembangkan sikap mandiri sehingga mereka terlatih mampu menyelesaikan masalah ketika jauh dari jangkauan keluarga," tutur Julven kepada SIB via jaringan WhatsApp (WA), Selasa (7/5).

Julven bersama kedua muridnya, Frans Saputra Saragih dan Dya Komala Munthe merasa bersyukur dapat berbagi wawasan dan ilmu pengetahuan dengan Navigator College. Mereka berupaya meningkatkan kemampuan kreatifitas dan inovasi dengan melakukan observasi.

Utusan SMA GKPS itu studi banding mulai 2 Mei sampai 2 Juni 2019. Selama di Negara Kanguru tersebut, mereka melakukan banyak kegiatan di antaranya, belajar di dalam kelas bersama siswa Navigator, saling bertukar ilmu pengetahuan, mengajar Bahasa Indonesia, mengunjungi sekolah lain di Port Lincoln dan lainnya.

"Kunjungan kerjasama ini sangat luar biasa, apalagi hubungan ini didasari atas naungan gereja yaitu GKPS, khususnya dalam memperkenalkan identitas gereja dan suku Simalungun di Australia. Orang-orang di sini sangat ramah dan cepat beradaptasi jika bertemu dengan orang Indonesia karena memang mereka sudah terbiasa berlibur ke beberapa tempat di Indonesia," urai Julven.

Selain berbagi ilmu pengetahuan, para pelajar dan guru SMA GKPS 1 Pamatangraya juga memperkenalkan adat dan budaya Simalungun seperti pakaian adat, cara pembuatan kuliner Simalungun, bahasa Simalungun dan lain sebagainya.

Julven sendiri juga diberi kesempatan untuk mengajar dan membagi ilmu pengetahuannya kepada siswa Navigator College. Kedua pihak sudah melakukan kerjasama bidang pendidikan mulai tahun 2011.

Kepala SMA GKPS 1 Sardiaman Sinurat MPd saat ditemui SIB di Pamatangraya mengutarakan, perwakilan siswa SMA GKPS ke Navigator College adalah hasil seleksi.

"Kami bangga, dua pelajar dan seorang guru menjadi perwakilan kami untuk menimba ilmu di Navigator College. Semoga ilmu yang didapat berguna bagi masa depan anak didik dan lingkungan sekolah kami," ujarnya.

Menurutnya, Navigator College telah memberi motivasi kepada guru dan siswa SMA GKPS 1 dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan. Kerjasama kedua belah pihak diharapkan tetap berkesinambungan. (S05/d)

Berita Terkait

Sekolah

Lapas Labuhan Ruku Gelar Rapat Bahas Penyaluran Bantuan Sosial Selama Ramadhan

Sekolah

Pastikan Mudik Aman, KAI Divre I Sumut Siagakan 31 Lokomotif dan 73 Kereta Laik Operasi

Sekolah

Bupati Humbahas Ingatkan ASN Bekerja Jujur, Berbuat Terbaik dan Jangan Culas

Sekolah

Siswa SMPN 4 Pematangsiantar Torehkan Prestasi Futsal

Sekolah

Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas, Harli Siregar : Kuatkan Iman dan Ketaqwaan di Era Teknologi

Sekolah

Wali Kota Dukung Cap Go Meh 2026, Perayaan Digelar Usai Tarawih untuk Jaga Toleransi