Malam Keakraban Bersama Guru dan Masyarakat di Seiberombang

Bilah Hulu Kekurangan Guru PNS dan Guru Agama

Redaksi - Rabu, 12 Februari 2020 21:41 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_8617_.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto: SIB/Dok
RAMAH TAMAH: Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunte bersama para kepala dinas dan badan ramah tamah dengan Korwil Dinas Pendidikan se-Labuhanbatu, kepala sekolah dan puluhan warga Panai Hilir di Seiberombang, Kamis (6/2) malam. 

Seiberombang (SIB)

Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunte menyebut saat ini masyarakat dihadapkan pada zaman yang membingungkan. Apalagi saat ini narkoba dan lem kambing menjadi tantangan berat remaja dan para orangtua.

"Hari ini kita dihadapkan dengan masa yang sangat membingungkan, dan kita tidak memiliki kuasa menghalaunya. Kita tahu itu salah dan berbahaya, namun kita tidak bisa mencegahnya," kata Bupati Andi Suhaimi Dalimunte pada malam keakraban dengan guru dan masyarakat Panai Hilir, Kamis (6/2), di rumah tokoh masyarakat Seiberombang.

Andi menyebut, permasalahan anak adalah permasalahan serius, terlebih jika menyangkut narkoba. Orangtua dan masyarakat harus mengontrol anak agar terhindar dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

"Kita tahu narkoba itu berbahaya, namun kita merasa kesulitan bagaimana cara mengatasinya. Tetapi kita selaku orangtua harus terus mengontrol anak kita supaya tidak ikut-ikutan dalam penyalahgunaan narkoba," sebut Andi Suhaimi menjawab keluhan Kepala SD 06 Panai Hilir terkait kenakalan remaja yang terlibat dengan penyalahgunaan lem kambing, pada sesi tanya jawab pada temu ramah itu.

"Kita ketahui lem kambing memiliki efek samping yang tidak kalah bahayanya dengan narkoba. Apabila ada anak sudah terkontaminasi bahan tersebut, si anak akan rusak mental dan masa depannya," ujarnya.

Mengantisipasi hal itu, kata Andi, Pemkab Labuhanbatu akan membuat peraturan bupati (Perbub). "Kita akan coba membuat peraturan yang tertuang dalam Perbup, bekerjasama dengan kepolisian untuk membatasi beredarnya lem kambing di pasaran," ujar Andi.

Selain masalah anak terkait narkoba dan lem kambing, Korwil Bilah Hulu H Polma Tambunan, menyampaikan keluhan yang dihadapinya tentang kekurangan guru berstatus PNS dan guru agama.

"Ada beberapa sekolah di Bilah Hulu yang kekurangan tenaga pengajar, terlebih guru PNS. Bahkan ada satu sekolah yang tidak memiliki guru bidang study agama. Saya berharap kiranya Pemkab Labuhanbatu dalam hal ini Dinas Pendidikan mampu memenuhi keluhan ini," ungkap H Polma.

Menyikapi masalah itu, Andi Suhaimi mengatakan dirinya menganggap pendidikan adalah satu hal yang sangat penting. Katanya, tanpa pendidikan tidak akan tercapai apa yang kita cita-citakan dan kita tidak akan pernah mencapai yang namanya kemajuan.

"Saya rasa aneh jika ada sekolah yang tidak memiliki guru agama. Bagaimana bisa sukses dalam mendidik, jika tenaga pengajarnya kurang atau tidak ada. Kepala Dinas Pendidikan saya harap secepatnya menemukan solusi menyikapi permasalahan ini," ujar Andi.

Seusai sesi tanya jawab, bupati bersama seluruh Korwil Dinas Pendidikan se Labuhanbatu, kepala sekolah, para kepala dinas dan badan serta puluhan masyarakat ngobrol santai sambil menikmati roti bakar, ikan bakar dan kopi panas malam itu. (BR6/d)

Berita Terkait

Sekolah

Balap Liar Ganggu Arus Lalu Lintas di Depan Mie Gacoan-SPBU Simpang Mangga Rantauprapat

Sekolah

Pemko Medan Bantah Larang Jualan Daging Non Halal, M Sofyan: Menata Usaha Agar Tertib

Sekolah

IGD Tetap 24 Jam, RSU Haji Medan Atur Jadwal Rawat Jalan Saat Ramadan

Sekolah

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Ramadan, Polres Tanah Karo Amankan 10 Orang dari Rumah Kost

Sekolah

DPD Kombat Deliserdang Bagikan Ratusan Paket Takjil di Sunggal

Sekolah

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana