Yogyakarta (SIB)- Sekolah-sekolah Katolik perlu melakukan perubahan sistemik agar mampu menjawab tuntutan zaman dalam bidang pendidikan, kata Rektor Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Johanes Eka Priyatma."Tata kelola sekolah perlu mengalami perubahan agar mendukung proses pembelajaran yang secara optimal dapat membantu perkembangan peserta didik," katanya pada Konferensi Sekolah Katolik Indonesia di Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, Jumat.Menurut dia, kemampuan mengelola pembelajaran para guru juga perlu ditingkatkan agar mereka mampu menyelenggarakan pembelajaran yang tepat sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik."Perubahan yang dilakukan di sekolah Katolik tidak bisa dilepaskan dari konteks masyarakat Indonesia yang mengandung kebhinnekaan dalam berbagai apsek," katanya.Oleh karena itu, kata dia, penting bagi para pengelola sekolah Katolik di Indonesia memahami persoalan kebangsaan dewasa ini dan tantangan yang dihadapi bangsa di masa datang."Dengan demikian, lulusan sekolah Katolik dapat berkontribusi secara optimal bagi kesejahteraan masyarakat di mana mereka tinggal," katanya.Ketua Panitia Konferensi Sekolah Katolik Indonesia, Sarkim mengatakan kegiatan itu diikuti 300 peserta yang merupakan pengurus yayasan dan kepala sekolah Katolik di Indonesia.Menurut dia, konferensi itu bertujuan untuk mengembangkan pemahaman tentang perkembangan yang sedang terjadi dalam masyarakat global dan nasional sebagai konteks penyelenggaraan sekolah Katolik di Indonesia.Selain itu juga mengembangkan pemahaman tentang perubahan yang terjadi dalam bidang kurikulum dan pembelajaran sebagai akibat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perubahan yang terjadi dalam masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri."Konferensi itu juga bertujuan untuk mengembangkan komunikasi dan relasi antarsesama penyelenggara dan pengelola sekolah Katolik yang memungkinkan terjadinya kerja sama secara nasional," katanya. (Ant/f)