Simalungun (SIB)
DPRD Simalungun mulai menggagasi pendirian SMA Negeri di Panei Tongah Kecamatan Panei. Pasalnya, belum ada SMA Negeri di wilayah tersebut.
"Memang sangat dibutuhkan. Dari sisi jumlah siswa, ada ribuan siswa SMP Negeri, swasta dan madrasah di Panei yang setiap tahunnya melanjutkan studi ke jenjang SMA," ujar anggota DPRD Simalungun Lisnawati Sirait di Pamatangraya, Minggu (1/3).
Menurutnya, wacana pendirian SMA Negeri sudah mulai dibahas di lingkungan DPRD Simalungun. Selain Panei, sejumlah kecamatan lain juga membutuhkan pendirian SMA Negeri.
Untuk memperjuangkan pembangunan SMA Negeri, DPRD Simalungun akan berkonsultasi dengan pihak Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
"Jadi, belum ada SMA di Panei. Yang ada hanya SD, SMP dan Madrasah. Anak didik yang melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA, terpaksa ke kecamatan lain bahkan ke Pematangsiantar," ujarnya.
Lisnawati menambahkan, bila pembangunan SMA Negeri dapat kelak disetujui maka masyarakat bisa bahu-membahu mempersiapkan lahannya. Selain itu, bisa juga memanfaatkan bangunan SD Inpres Kecamatan Panei yang tidak lagi digunakan karena ruislag.
"Ada dua SD Inpres yang kosong karena merger. Ada juga lokasi pertanian. Pembangunan SMA Negeri merupakan dambaan masyarakat," pungkasnya. (S05/d)