Medan (SIB)- Playgroup/TK (Taman Kanak-Kanak) Generasi Bintang Nasional Plus di Jalan Permai yang baru berusia setahun akan menggelar lomba senam Ikatan Guru Taman Kanak-kanak (IGTK) dengan melibatkan orangtua dan anak-anak Desember 2014 ini.Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pembina Yayasan Generasi Bintang dr Suheri P Gultom MA MKes didampingi Kepala Sekolah PG/TK Nasional Plus Generasi Bintang Mrs Sundria L Ritonga MPd MN kepada wartawan, Sabtu (15/11).Ia mengatakan, PG/TK yang mempunyai murid 96 orang ini sudah mempunyai program minat bakat dari genetik jari. Lebih beda dengan sekolah plus nasional standart, PG/TK Generasi Bintang memberi materi pelajaran yakni 50% bahasa Indonesia dan 50% bahasa inggris.Guru juga memantau bakat anak, baik dalam bahasa, menari, atau di bidang komputer dengan materi edugame, belajar huruf dan angka, bentuk, warna sehingga murid lebih asyik bermain game tapi dalam bentuk pelajaran.Selain itu pihaknya memantau bakat apa yang dimiliki murid TK ini, sehingga akan berkembang ke sekolah selanjutnya. “Kalau sudah tahu maka kita bisa mengarahkan si anak untuk mengasah bakatnya tersebut, tapi dalam bentuk pelajaran,†tandasnya.Kemudian PG/TK Generasi biru juga memiliki kegiatan lain antara lain lomba menari dan mewarnai dengan mengundang anak-anak TK dari sekolah lain bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak agar mudah beradaptasi dengan orang lain dan tumbuh dengan bersahabat dari TK-TK lain,†katanya.Di kesempatan itu Mrs Sundria L Ritonga MPdMN menambahkan, dalam mendidik murid PG/TK ini, pihaknya fokus kepada kualitas sekolah dan guru-guru berpengalaman di bidangnya masing-masing dari latar belakang pendidikan dengan fasilitas yang memadai. “Kita juga mengadakan pertemuan dengan para orangtua per tiga bulan untuk memantau kegiatan anaknya,†ujar wanita lulusan di Monash University Australia ini.Melihat sekolah ini mendapat respon yang baik di masyarakat, maka pihak sekolah akan membuka lagi sekolah dasar juga berstandar nasional plus yang go internasional. “Mudah-mudahan apa yang kita inginkan ini terwujud dalam waktu dekat ini.Guna memberi kenyamanan bagi murid, ujar Sundari, maka untuk 1 kelas hanya di isi 18 orang murid saja dengan 2 orang guru, ruangan kelas dilengkapi dengan fasilitas AC, arena bermain ada outdoor dan indoor dilengkapi dengan aula, ruang computer serta diawasi oleh CCTV 24 jam setiap hari.“Jadi selama kegiatan belajar mengajar anak-anak diawasi dengan baik sehingga aman dan orantua mereka merasa aman anak-anak mereka mengikuti pendidikan di PG/TK ini, ujarnya menyebutkan kebersihan ruangan serta toilet sangat dijaga oleh pihak sekolah. (A3/q)