Medan (harianSIB.com)Pemerintah memprogramkan
kurikulum merdeka guna meringankan beban
siswa terhadap jumlah materi pelajaran dan
memerdekakan guru mengolah kreativitasnya.
Hal itu ditegaskan Kadisdiksu melalui Sekretaris Kurnia Utama di Medan, Jumat (10/5/2024).
Menurutnya, kurikulum merdeka memberikan petunjuk jalan mencapai tujuan peserta didik dan tenaga pendidik.
"Kurikulum merdeka, selain meringankan beban murid atau peserta didik terhadap pengurangan jumlah materi pelajaran, juga memerdekakan guru mengolah kreativitasnya dalam mengembangkan pembelajaran," jelasnya.
Lebih lanjut dikatakan, ruang untuk belajar dan berbagi di antara sesama guru kini semakin luas dengan adanya platform Merdeka Mengajar banyak guru sekarang saling terhubung, saling belajar dan menginspirasi satu sama lain dalam menerapkan kurikulum merdeka.
"Kita bertekad untuk mengakselerasi kemajuan sistem pendidikan Indonesia. Mari dengan semangat untuk terus melaju ke depan, dengan derap langkah serentak melanjutkan program pendidikan guru penggerak dan gerakan merdeka belajar, " sebutnya.
Sementara itu, Pemerhati Pendidikan Drs Anton S menyebutkan, para pendidik di daerah ini harus optimis terus bergerak mewujudkan Merdeka Belajar.
"Seluruh pendidik di Kota Medan sebaiknya mewujudkan Merdeka Belajar demi keberhasilan dalam mencapai tujuan," harapnya. (**)