Pematangsiantar (harianSIB.com) SMP Swasta RK Bintang Timur Pematangsiantar menggelar pemberkatan dan pelepasan siswa kelas IX (tiga) tahun pelajaran 2023/2024, Sabtu (11/5/2024), di Aula YPK St Laurensius Pematangsiantar.
Pelepasan siswa kelas IX angkatan 43 sebanyak 345 orang tersebut, diawali ibadah perayaan Ekaristi dipimpin Pastor Eno Samosir.
Rudol Barmen Manurung, mewakili Kadis Pendidikan
Pematangsiantar, mengatakan, pemberkatan dan pelepasan siswa kelas IX ini hasil kerja keras menuntut ilmu selama tiga tahun yang tidak terlupakan.
"Raihlah dan gapailah impian mengejar cita-cita serta teruslah berjuang. SMP Bintang Timur Pematangsiantar Is The Best," katanya.
Pengurus Yayasan Santo Laurensius, Suster Nikasya Sinaga menyampaikan kepada seluruh siswa yang dilepas, tetaplah semangat dalam belajar dan teruslah menambah pengetahuan serta wawasan sampai menjadi orang yang berprestasi dengan membuktikan eksistensinya di tengah-tengah masyarakat.
"Jangan pernah melupakan almamater mu dan perlu juga diketahui bahwa YPK Santo Lauerensius saat ini menaungi 22 sekolah yang tersebar di wilayah Indonesia dan luar negeri, yaitu Timor Leste," ujarnya.
Kepala SMP Swasta RK Bintang Timur Pematangsiantar, Suster Skolastika Munthe mengucapkan terima kasih kepada orang tua, guru-guru dan seluruh siswa kelas IX sudah memberikan yang terbaik untuk sekolah.
Beberapa anak didik kelas IX yang dilepas tahun ini, sudah banyak diterima di SMA unggulan seperti SMA Unggul DEL (22 orang), SMA Plus Matauli (5 orang), SMA Plus Yasop (15 orang), SMA Pradita Dirgantara (2 orang), SMA Plus Raya (10 orang), SMA Stela Duce 1 (1 orang), SMA Stela Duce 2 (1 orang), SMAN 2 Lintong Ni Huta (2 orang), SMA Unggulan RUSHD Jakarta (1 orang), SMA Plus Efarina (2 orang).
SMA Seminari Santo Paulus Singkawang Kalimantan Barat (1 orang), SMA Santa Maria Pekanbaru (1 orang), SMA St Thomas 1(3 orang), SMA St Thomas 2 (1 orang), SMAN 1 Taruna Madani Jawa Timur (1 orang), SMA Plus Astha Hannas Jawa Barat (1 orang).
Dalam acara pelepasan ini, sekolah memberikan medali kepada seluruh siswa kelas IX dan dekke simudur-udur (ikan mas arsik) sebagai bentuk restu, peneguhan hati untuk menghadapi pertempuran dan tantangan yang akan dihadapi ke depan. (**)