Humbahas(harianSIB.com)
Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) mendorong seluruh satuan pendidikan menerapkan Gerakan Aman, Sehat, Bersih, dan Indah (ASBI) guna menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan kondusif. Program ini merupakan tindak lanjut Surat Edaran Bupati Humbahas Nomor 277 Tahun 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Humbahas Martahan Panjaitan mengatakan, implementasi gerakan ASBI dilakukan melalui kegiatan kerja bakti selama 20 menit sebelum proses belajar mengajar dimulai, penyediaan tempat sampah organik dan anorganik, serta penempatan tempat sampah di depan setiap ruang kelas.
"Melalui program ini, peserta didik tidak hanya diajarkan menjaga kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan," ujar Martahan, Rabu (4/2/2026).
Ia menjelaskan, kebersihan lingkungan sekolah menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan kondusif. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, proses belajar mengajar diharapkan dapat berjalan optimal dan berdampak pada peningkatan prestasi peserta didik.
Baca Juga: Widya Wati dari Labura Juara 4 Pemilihan Putera Puteri Kebudayaan Kategori Puteri Museum dan Sejarah Sumut 2025 Menurut Martahan, lingkungan sekolah yang sehat merupakan fondasi dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, cerdas, dan berkarakter. Aspek kebersihan tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter dan kecerdasan siswa.
"Lingkungan sekolah yang sehat memberikan kontribusi besar dalam membentuk generasi yang cerdas, andal, berkarakter baik, serta siap menghadapi tantangan dan berperan aktif di masyarakat," katanya.