Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tanjungbalai Perjuangkan Akses Listrik SMKN-5

- Rabu, 08 April 2015 19:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/04/hariansib_Ketua-Fraksi-Gerindra-DPRD-Tanjungbalai-Perjuangkan--Akses-Listrik-SMKN-5.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Hendri Manik SH
TERIMA PERMOHONAN : Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tanjungbalai Anton King menerima surat permohon pemasangan listrik dari Kasek SMKN-5 Aznam Lubis SPd yang ditujukan kepada PLN Ranting dan Cabang Rantauprapat, Selasa (31/3).

Tanjungbalai (SIB)- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tanjungbalai Antoni Darwin Nasution alias Anton King mengaku terkejut bahwa masih ada sekolah di Kota Tanjungbalai belum masuk listrik. Anggota dewan yang baru dilantik bulan lalu mengakui mengetahui hal itu usai membaca harian SIB terbit, Kamis (26/3). "Saya baru pulang dari luar kota, kemarin saya baca di SIB bahwa SMKN-5 belum masuk listrik, saya seakan tak percaya, masak kota sekecil ini masih ada sekolah yang tidak masuk listrik, ada apa ini," ujar Anton King kepada Kasek SMKN-5 Tanjungbalai Aznam Lubis SPd saat melakukan kunjungan kesekolah itu, Selasa (31/3).

Anton tampak geleng-geleng kepala melihat kondisi SMKN-5 yang sudah permanen tapi tidak masuk arus listrik. " Jadi gimana kalau anak-anak mau belajar praktek, iya nggak benar ini, ini harus kita tindaklanjuti," kata Anton King seraya meminta masukan dari Kasek Aznam Lubis SPd.

Kasek Aznam Lubis SPd mengakui bahwa pihaknya berulangkali menyurati PLN baik ranting Tanjungbalai maupun Cabang Rantauprapat namun hingga kini belum ada solusi atau tanda-tanda PLN mengabulkan permohonan pemasangan arus listrik ke sekolah itu. " Pertama beroperasinya sekolah ini yaitu tahun 2012, kami sudah surati PLN Tanjungbalai dan diarahkan untuk bermohon langsung ke PLN Cabang Rantauprapat, lalu kami memasukkan surat permohonan ke PLN Cabang Rantauprapat hingga dua kali namun belum ada balasan," ujar Aznam Lubis.

Kemudian beberapa tahun lalu, sebut Aznam pihaknya kembali mempertanyakan perihal surat permohonan tersebut di ranting PLN Tanjungbalai dan dijawab bahwa jaringan atau tiang PLN belum ada hingga ke sekolah itu. " Itu saja jawaban dari pegawai PLN Tanjungbalai, sabar katanya, karena tiang PLN belum masuk ke sekolah itu," sebut Aznam.

Untuk menghindari proses belajar mengajar terhambat, khususnya belajar praktek, kata Aznam pihaknya memakai mesin genset ukuran kecil namun sifatnya sangat terbatas. "Mesin inilah pak kami gunakan untuk belajar praktek anak didik tapi sangat terbatas karena dana operasional beli BBM tidak ada," kata Aznam seraya mengakui bahwa sebenarnya sekolah itu difasilitasi dengan mesin genset yang sangat besar namun rangkaian atau instalasi listrik di sekolah itu tidak mendukung. "Mesin genset yang tersedia tidak pernah dipakai karena rangkaian atau instalasi listriknya tidak baik padahal harga genset ini ratusan juta rupiah," tambah Aznam sembari menunjukkan mesin genset yang "parkir" di depan sekolah itu.

Dalam kesempatan itu, Aznam Lubis SPd didampingi Wakasek Rinto Sitorus SPd menyerahkan bukti-bukti surat permohonan pemasangan arus listrik yang dituju kepada PLN Ranting Tanjungbalai dan PLN Cabang Rantau Prapat kepada Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tanjungbalai Anton King.

Anton King mengatakan bahwa dirinya siap untuk memperjuangkan SMKN-5 itu masuk listrik dan permohonan pemasangan baru yang ditujukan kepada PLN Ranting Tanjungbalai dan PLN Cabang Rantauprapat akan ditindaklanjuti untuk berkordinasi. "Dalam waktu dekat saya akan temui kepala PLN, baik ranting maupun cabang, kita ingin tahu dimana kendalanya, saya yakin pihak PLN pasti merespon karena ini untuk kepentingan anak didik selaku generasi penerus bangsa," sebut Anton King.

Mendengar jawaban Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tanjungbalai itu, Kasek dan Wakasek SMKN-5 terlihat semangat dan berdoa semoga perjuangan anggota DPRD kota itu berhasil sehingga proses belajar mengajar dan khususnya belajar praktek dapat berjalan lancar. (D17/h)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

KPAD Labura Salah Tarawih di Masjid Nurul Iman

Sekolah

Wali Kota Tebingtinggi Tunjukkan Ijazah Asli Usai Dituding Palsu

Sekolah

Aksi Sosial Ramadan, PC Himmah Kota Tebingtinggi Berbagi Takjil Selama Tiga Hari

Sekolah

ATR Sumut Minta Polemik Surat Edaran Wali Kota Medan Disikapi Bijak

Sekolah

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Sekolah

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV