Medan (SIB)- Wali Kota Medan Drs H Dzulmi Eldin S MSi mengatakan, siswa/i tingkat SMA, MA dan SMK diKota Medan yang berhalangan dan batal mengikuti Ujian Nasional (UN) diwajibkan mengikuti UN susulan tanggal 20 s/d 22 April 2015.
Hal itu dikatakan Dzulmi Eldin didampingi Kadisdik Kota Medan Drs H Marasutan Siregar MPd, Kamenag Kota Medan Drs H Iwan Zulhamy dan Camat Medan Petisah Rachmat ketika meninjau penyelenggaraan UN tingkat SMA sederajat di SMAN 4 Jalan Gelas Medan Petisah dan UN CBT (Computer Based Test) di SMKN 9 Jalan Patriot Medan Sunggal pada hari kedua, Selasa (14/4).
Menurutnya, kewajiban mengikuti UN susulan terhadap peserta berhalangan dan batal mengikuti UN utama mengacu kepada Prosedur Operasional Standar (POS) penyelenggaran Ujian Nasional tahun pelajaran 2014/2015 ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
Sementara Kepala SMAN 4 Medan Drs Ramly MPd menyebutkan, dari 452 peserta UN di sekolahnya berkurang menjadi 447 orang, 3 di antaranya telah meninggal dunia dan 2 lagi sedang tugas belajar di luar negeri selama 1 tahun juga diharuskan mengikuti UN SMA sederajat tahun mendatang.
Kepala SMKN 9 Medan Drs Sakty Siregar mengaku tetap memotivasi segenap siswa/i-nya selama mengikuti UN bebasis komputer atau UN CBT kelak mendapatkan hasil atau nilai maksimal tertera di Sertifikat Hasil ujian Nasional (SHUN).
Secara terpisah rombongan Kadisdik Sumut Drs Masri MSi bersama Sekretaris Irjen Kemendikbud RI Hindun Basri SH MSi dan Ketua Panitia UN Sumut 2015 August Sinaga SST SPd MAP meninjau UN CBT di SMKN Binaan Pemrovsu di Jalan Karya Medan Barat.
Ketua Panitia UN Sumut 2015 August Sinaga SST SPd MAP menjelaskan, hari kedua UN tingkat SMA bidang studi diujikan untuk program IPA: Matematika & Biologi, program IPS: Matematika & Sosiologi, program Bahasa: Matematika & Antropologi. Tingkat SMK bidang studi diujikan adalah Matematika. MA: Matematika & Fikih, SMAK: Matematika & Doktrin Gereja Katolik dan Moral Kristiani SMTK: Matematika & Etika Kristen serta SMALB: Matematika.
Kepala SMKN Binaan Pemprovsu M Rais SPd melalui Kasubbag TU Riswan mengatakan, peserta UN berbasis komputer di sekolahnya berjumlah 106 ditampung pada 2 ruangan dan teknis pelaksanaan ujian tersebut dengan sistem 3 gelombang setiap hari selama 3 hari (13 s/d 15 April 2015. (A 07/ r)