Medan (SIB)- Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan di sekolah, untuk menyambut kedatangan siswa-siswi baru. Demikian diungkapkan Koordinator Global Prima National Plus School Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn."Bagi siswa-siswi baru Global Prima National Plus School di Jalan Brigjend Katamso No. 282-283 Medan ini, MOS yang diadakan tahun ini diikuti peserta didik mulai dari tingkat PG, TK, SD, SMP dan SMA diperkirakan sekira 1200 siswa-siswi," kata Dr Willy Tanjaya SH SKom MKn kepada wartawan, Selasa (28/7).Willy mengatakan, MOS yang diadakan kali ini sangat menyenangkan dan berbeda dari biasanya, sekaligus lebih menantang. Kegiatan yang berlangsung mulai dari tanggal 6-8 Juli itu bersifat sederhana, namun meriah, kreatif dan tepat sasaran. Walaupun kegiatan MOS sudah terlaksana, akan tetapi sekolah Global Prima masih tetap memberikan kesempatan bagi calon siswa-siswi baru untuk mendaftar sampai dengan tanggal 31 Juli 2015.“Kegiatan MOS tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Pada umumnya kegiatan MOS biasanya dilaksanakan untuk mengenalkan siswa dalam lingkungan belajar yang baru, guru-guru, teman-teman baru, pembentukan karakter siswa serta memperkenalkan visi dan misi sekolah. Namun yang membuat berbeda dari biasanya, kegiatan MOS yang berlangsung selama 3 hari itu juga diisi dengan kegiatan outdoor activity untuk tingkat SD, SMP dan SMA," kata doktor muda ini meyakinkan.Khusus untuk tingkat SMP dan SMA, kata Willy kegiatan yang diselenggarakan di antaranya Rope Crossing yakni menyeberang dari gedung ke gedung dengan ketinggian lebih kurang 10 meter dibawah pengawasan instruktur yang berpengalaman.Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Global Prima School Drs Antony Parata Steven Hutapea menambahkan, untuk tingkat PG, TK dan SD melakukan kegiatan funs games berupa menari, menyanyi, dan lomba ketangkasan. "Semua siswa baru sangat antusias mengikuti kegiatan outbond ini, yang awalnya mereka ragu untuk mengikutinya, namun malah sebaliknya. Mereka jadi sangat penasaran dan ingin mencobanya. Pelatihan mental serta keberanian melawan phobia akan ketinggian merupakan tujuan diadakannya kegiatan outbond tersebut. Bukan hanya siswa yang antusias ingin mencobanya, namun guru-guru juga tidak mau kalah,†tegas Antony.Disebutkan Antony, sekolah akan senantiasa mengutamakan mutu dan kualitas pendidikan sebagaimana yang selama ini telah diterapkan, akan tetapi pembelajaran yang bersifat aktif, kreatif, inovatif serta menyenangkan akan selalu seiring sejalan dengan peningkatan mutu dan kualitas pendidikan.Sebagai contoh, sambung Kepala Sekolah SMA Global Prima Indra Kesuma, S.Pd, kegiatan MOS yang diadakan kali ini. Kedepannya pelaksanaan MOS akan lebih menarik, lebih kreatif dan tentunya lebih meriah sehingga siswa-siswi bersemangat untuk memulai belajar di lingkungan yang baru,†katanya. (R6/d)