Rantauprapat (SIB)- Pemkab Labuhanbatu mengadakan bimbingan teknis/pelatihan terhadap 200 guru SD, SLTP, SLTA negeri dan madrasah negeri mengelola Perpustakaan Sekolah untuk bisa menarik perhatian dan minat baca buku siswa-siswi di sekolah."Perpustakaan adalah sarana pendidikan formal, sumber ilmu pengetahuan dan penyebaran informasi, merupakan sarana yang tepat untuk meningkatkan kemajuan masyarakat, meningkatkan kemajuan minat baca bagi para siswa dan siswi di sekolah," sebut Plh Bupati Labuhanbatu H Ali Usman Harahap SH saat membuka Pelatihan Petugas Pengelola Perpustakaan Sekolah Se- Kabupaten Labuhanbatu, Senin (7/9) pagi, di Aula Hotel Deli Rantauprapat.Menurut Ali Usman, tanpa ilmu pengetahuan di bidang pengelolaan dan pelayanan perpustakaan, maka perpustakaan yang dibangun dengan harga mahalpun tidak ada daya tariknya. Dengan demikian, Pemkab Labuhanbatu melalui Kantor Arsip Perpustakaan dan Dokumentasi (KAPD) menyelenggarakan Bimtek Pengelolaan Perpustakaan agar sumber daya manusia perpustakaan mampu mengelola perpustakaan semakin canggih.Pada kesempatan itu ia pun menghimbau seluruh peserta agar serius mengikuti pelatihan, dan manfaatkan waktu yang sangat singkat untuk memperoleh ilmu bagaimana teknik-teknik mengelola perpustakaan supaya menarik minat baca murid di sekolah.“Jangan sia-siakan ilmu yang saudara peroleh dari pelatihan ini. Amalkan dan praktikkanlah agar perpustakaan yang saudara kelola memperoleh standar perpustakaan nasional dan siswa-siswi kita semakin gemar membaca,†ujarnya.Fahrizal Azis selaku ketua panitia dalam laporannya menyebut pelatihan ini berlangsung selama 9 hari kerja mulai 7-17 September 2015 diikuti peserta 150 guru didik sekolah negeri tingkat SD, SLTP, SLTA dan 50 guru didik madrasah negeri tingkat MI, MTs dan MA se Labuhanbatu."Maksud dan tujuan pelatihan pengelola perpustakaan sekolah ini antara lain untuk melaksanakan pembinaan kepada guru didik agar lebih terampil dalam mengelola perpustakaan sekolah hingga para pelajar termotivasi membaca buku di perpustakaan sekolah," jelasnya.Kemudian, meningkatkan minat kebiasaan membaca buku siswa-siswi di sekolah pada setiap tingkatan dengan kembali menata sistem layanan perpustakaan berbasis teknologi, sehingga sistem pelayanan perpustakaan sekolah yang selama ini sudah baik akan tambah baik dan lebih baik lagi.Nara sumber pelatihan ini 2 dari BPAD Provinsi Sumatera Utara dan 2 dari KAPD Kabupaten Labuhanbatu, dengan tema “Melalui bimbingan teknis pengelolaan perpustakaan sekolah, mari kita tingkatkan minat baca siswa/siswi dengan memanfaatkan koleksi buku perpustakaan dan media elektronikâ€.(D10/c).