Pengamat: Perencanaan Berbasis Data Kunci Majukan Pendidikan

- Rabu, 18 November 2015 18:39 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Medan Prof Syawal Gultom mengatakan, perencanaan program berbasis data menjadi kunci penting ketika mendesain program pendidikan. "Penggunaan data yang akurat, akan membuat program menjadi tepat sasaran karena lebih efesien dan efektif. Dengan demikian, upaya untuk memajukan pendidikan akan lebih mudah tercapai," katanya di Medan, Kamis dalam pelatihan perencanaan strategis bisnis peningkatan kualitas tenaga pendidik. Menurut Prof Syawal, pelatihan bagi guru harus didesain berdasarkan tingkat kompetensi dan dilatih berdasarkan kebutuhannya, sehingga pelatihan tersebut memberi dampak kepada dirinya. Selain itu, pendekatan pelatihan berbasis kompetensi bisa digunakan untuk mengukur perkembangan guru secara signifikan. Jika dilakukan terus menerus, Prof Syawal yang juga Rektor Universitas Negeri Medan tersebut yakin guru akan terbiasa melatih dirinya sendiri. "Jadi harus didorong semua guru untuk melatih diri sendiri guna menjadi guru yang mandiri, kreatif, dan memiliki tanggung jawab. Pengetahuan dan pengalaman yang luar biasa tersebut dikerjakan oleh guru itu sendiri untuk dirinya sendiri," katanya. Koordinator Provinsi USAID Prioritas Sumatera Utara Agus Marwan mengatakan, pihaknya terus mendorong Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) menjadi penyedia layanan peningkatan mutu. LPTK dan pemerintah daerah perlu bekerja sama secara komprehensif dan jangka panjang dalam peningkatan mutu pendidikan. LPTK memiliki sumber daya manusia, material dan metode. "Sedangkan, pemda memiliki sekolah dan guru yang punya kebutuhan spesifik untuk ditingkatkan kapasitasnya," katanya. Ia mengatakan LPTK perlu mendesain layanan yang lebih spesifik untuk membantu kabupaten/ kota. Sumber daya yang ada di LPTK sebaiknya diorganisir ke dalam satu lembaga service provider, sehingga bisa digunakan lebih efektif dan efesien. "Selama ini, kami banyak melatih dan melibatkan dosendosen LPTK dalam kegiatan peningkatan mutu pendidikan di kabupaten/kota. Mereka memiliki pengalaman berharga. Ini merupakan aset yang dapat digunakan oleh LPTK," katanya. (Ant/h)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

Penrad Siagian Ajak Semua Pihak Sikapi SE Wali Kota Medan Dengan Bijaksana Berlandaskan Konstitusi

Sekolah

Kapolres Batubara Terima Kunjungan Kalapas Labuhan Ruku Perkuat Sinergi Pengamanan

Sekolah

Anggota DPRD Labura A Ramadhan Simatupang Jadi Bilal Salat Tarawih di Masjid Al-Huda Desa Tubiran

Sekolah

Terapkan RJ, Kejati Sumut Selesaikan Perkara Penganiayaan Sitorus di Porsea,Toba

Sekolah

Oknum Brimob Penganiaya Siswa SMP Hingga Tewas di Tual Dipecat

Sekolah

Jaksa Dalami Pembelian 4 Lahan Sawit Menantu Eks Sekretaris MA Nurhadi