Pematangsiantar (SIB)- Sekretaris Pendidikan KN-LWF (Komite Nasional-Lutheran World Federation) Indonesia, Drs Ridwin Purba MPd memimpin rombongan 6 kepala sekolah dan guru SMK Swasta di P Siantar ke 2 sekolah SMK di Jawa Tengah yaitu SMK Negeri 2 Solo dan SMK 5 Kelaten Jawa Tengah 17-18 Maret 2014.Hal itu disampaikan Drs Ridwin Purba MPd didampingi Beslon Samosir MPd, Kepala SMK Swasta HKBP P Siantar dan T Hotlion Sihombing SSi, Kepala SMK Swasta GKPI 1 P Siantar kepada SIB di Kantor KN-LWF, Jalan Sutomo P Siantar, Selasa (25/3). Adapun maksud dan tujuan kunjungan/studi bandingan tersebut untuk mempelajari kurikulum jurusan otomotif dari 2 sekolah SMK di Jawa Tengah tersebut.Hasil studi banding akan diterapkan kepada siswa SMK Swasta HKBP dan SMK Swasta GKPI 1 P Siantar, dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas lulusan SMK. Dalam studi banding itu sudah dilihat secara langsung bagaimana pimpinan sekolah dan guru-guru memberikan pelajaran dan praktek di bengkel otomotif bagi siswa SMK sehingga pelajaran berharga ini akan diusahakan diterapkan kepada siswa SMK Swasta di P Siantar, sehingga lulusannya bisa bersaing dengan lulusan SMK lainnya di Indonesia.Dikatakan bahwa perusahaan industri dalam dan luar negeri sering mendatangi kedua SMK di Jawa Tengah tersebut untuk merekrut kelas 2 dan kelas 3 setelah lulus nantinya dapat dipekerjakan di perusahaan industri mereka, teristimewa kepada siswa yang memiliki kepintaran/kualitas yang baik.Bahkan pemerintah daerah, gubernur, bupati dan wali kota sangat memberikan perhatian yang serius dalam rangka pembangunan dan pengadaan sarana dan prasarana SMK di Jawa Tengah, sehingga SMK Negeri 2 Solo siswanya sudah berhasil memproduksi mobil rakitan dengan merk “ESEMKA†dengan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Bahkan sekarang ini siswa SMK Negeri 2 Solo sudah memproses pembuatan mobil pick up “ESEMKA†dengan harga hanya Rp 50 juta per unit.Untuk itu Kepala SMK Swasta HKBP P Siantar Beslon Samosir MPd dan Kepala SMK Swasta GKPI 1 P Siantar T Hotlion Sihombing SSi sangat mengharapkan agar pemerintah daerah/Pemko P Siantar memberikan perhatian yang lebih serius untuk memajukan dan mengembangkan mutu dan kualitas lulusan SMK Swasta di P Siantar, apalagi mengingat Kota P Siantar merupakan pusat pendidikan/pelajar. Diyakini kalau pemerintah daerah memberikan perhatian untuk pembangunan dan penyediaan sarana dan prasarana di SMK Swasta P Siantar diharapkan mutu lulusan akan dapat bersaing dengan SMK-SMK favorit lainnya di Indonesia.Adapun ketujuh yang melaksanakan studi banding adalah Drs Ridwin Purba MPd, Sekretaris KN-LWF Indonesia, Beslon Samosir MPd, Kepala Sekolah SMK Swasta HKBP P Siantar, T Hotlion Sihombing SSi, Kepala Sekolah Swasta SMK GKPI 1 P Siantar, Nelson Gultom SPd, Guru SMK Swasta HKBP P Siantar, Saida Arianti Silalahi SPd, Ketua Prodi Otomotif SMK Swasta HKBP P Siantar, Musfrio ST, Ketua Prodi Otomotif SMK Swasta GKPI 1 P Siantar, Jhonni Penisa Saragih ST, Ketua Prodi Otomotif SMK GKPS 2 P Siantar dan Pakmun Girsang SPd, Guru SMK Swasta GKPS 2 P Siantar. (R-17/d)