Educode 2015 Hasilkan 8 Besar Aplikasi Pendidikan Terbaik

- Rabu, 16 Desember 2015 17:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/12/hariansib_Educode-2015-Hasilkan-8-Besar-Aplikasi-Pendidikan-Terbaik.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Dok
Suasana Educode di Plasa Insan Prestasi, Kemdikbud Jakarta, Sabtu (12/12).
Jakarta (SIB)- Educode, ajang cipta aplikasi IT (hackathon) untuk bidang pendidikan, telah menghasilkan puluhan aplikasi pendidikan karya anak bangsa. Dari puluhan aplikasi tersebut, sebanyak delapan aplikasi terpilih sebagai aplikasi terbaik dan berhak mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri. Dua tim akhirnya ditetapkan sebagai juara 1 dan juara 2 Educode 2015 yang diselenggarakan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kemendikbud.Juara 1 berhasil diraih Radya Playground dengan judul aplikasi: Samosir, sedangkan juara 2 diraih Cozora dengan judul aplikasi: Lumos. Sementara enam peserta lainnya yang masuk tahap delapan besar dan mempresentasikan aplikasi mereka di depan dewan juri adalah 8 besar: Coba Dulu, CCIT Tim 4 dari Universitas Indonesia, Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta Tim 3, Tech Nubie, Santri Developer, dan Haruka Edu.Kepala Pustekkom Kemendikbud Ari Santoso mengatakan, puluhan aplikasi pendidikan yang dihasilkan dari ajang Educode 2015 ini akan digunakan untuk lingkungan internal Kemendikbud dan masyarakat umum. "Hasil aplikasi yang dibangun merupakan kekayaan intelektual bangsa Indonesia. Kami merencanakan membuat wadah untuk mempublikasikannya agar bisa digunakan unit-unit di lingkungan Kemendikbud, juga masyarakat umum," ujarnya di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (12/12). Ari juga menambahkan, untuk memperbesar peran aktif masyarakat dalam menciptakan aplikasi pendidikan, mulai tahun 2016 Educode akan diselenggarakan di beberapa kota lainnya dengan tema yang lebih kreatif. Sementara Mendikbud Anies Baswedan mengatakan, Kemendikbud berencana membangun ekosistem pendidikan dan mencari solusi pendidikan, salah satunya dengan menggunakan teknologi. "Kita berharap sekali agar ekosistem ini terbentuk dengan platform teknologi yang mutakhir," katanya.Educode 2015 berlangsung selama dua hari, yaitu pada Sabtu-Minggu, 12-13 Desember 2015 di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud, Jakarta. Pada hari Sabtu (12/12), para peserta mulai membuat aplikasi pendidikan terhitung pada pukul 12.00 WIB, dan diberi waktu hingga Minggu (13/12), pukul 12.00 WIB. Semua aktivitas mereka selama berkompetisi ini dilakukan di Plasa Insan Berprestasi dan lingkungan sekitar Kantor Kemendikbud, Jakarta. Kemudian penjurian dan pengumuman pemenang berlangsung pada Minggu siang (13/12).Juara 1 mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan iPad Air dengan total senilai Rp30 juta. Sedangkan juara 2 mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan iPad Air dengan total senilai Rp20 juta. Mereka berhasil bersaing dengan sekitar 120 orang peserta Educode, yang terdiri dari siswa SMK, mahasiswa perguruan tinggi, perusahaan, dan masyarakat umum. (kemdikbud/l)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

HKBP Hapus 85 Akun Palsu di Facebook dan Instagram, Lebih dari 100 Akun Resmi Dilegitimasi

Sekolah

Jelang Idulfitri 2026, Pemprov Sumut Perketat Pengawasan Harga dan Gencarkan Operasi Pasar

Sekolah

Demo, Ormas Kombat Restorasi Indonesia Medan Tegaskan Siap Sikat Mafia Jabatan dan Bandit Proyek

Sekolah

Kasus Anak Masih Perhatian Serius Kepolisian, 9 Kasus Anak Ditangani di Awal 2026 di Pematangsiantar

Sekolah

Penrad Siagian Ajak Semua Pihak Sikapi SE Wali Kota Medan Dengan Bijaksana Berlandaskan Konstitusi

Sekolah

Kapolres Batubara Terima Kunjungan Kalapas Labuhan Ruku Perkuat Sinergi Pengamanan