Jakarta (SIB)- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan melepas 50 pengajar muda ke sejumlah daerah di Tanah Air.“Mereka bukan hanya mendidik, tetapi akan menjadi pemimpin Indonesia ke depan. Mereka yang akan mengatur Indonesia,†ujar Mendikbud saat pelepasan sebanyak 50 pengajar muda di Jakarta, Rabu (16/12).Mendikbud mengatakan para pengajar muda rela meluangkan waktu selama satu tahun dalam hidupnya untuk mengajar anak-anak yang berada di wilayah terpencil.“Kita banyak sekali anak muda yang memikirkan lebih dari sekedar dirinya, tetapi mereka tak bisa mengekspresikan dengan kata-kata. Ini iuran hidup mereka, meluangkan waktu setahun untuk mengajar,†jelas dia.Dia menambahkan sebagai bangsa kita semakin optimistis, karena banyak anak muda yang melakukan hal-hal seperti yang dilakukan oleh para pendiri bangsa.“Anak-anak muda hadir kembali, mencari dana sendiri dan bermitra dengan pemda. Pemerintah ikut membantu,†cetus dia.Sebagai pengajar muda, lanjut dia, tantangan yang dihadapi oleh pengajar muda sangat berat. Para pengajar muda turut membantu memetakan praktik-praktik pengajaran terbaik di daerah-daerah terpencil.“Kami ada yang namanya program Guru Garis Depan (GGD), mereka (pengajar muda) turut membantu memetakan praktik-praktik yang terbaik.†Pengajar muda merupakan para pengajar yang berasal dari Gerakan Indonesia Mengajar. Gerakan itu sudah memasuki tahun keenam.Pada tahun ini, Gerakan Indonesia Mengajar mengirimkan pengajar muda ke tiga daerah baru yaitu Kabupaten Nunukan, Natuna dan Pegunungan Bintang.Dalam acara pelepasan pengajar muda tersebut, Gerakan Indonesia Mengajar memberikan piagam simbolis kepada lima daerah yang sudah bekerja sama dengan pengajar muda sejak 2010 yaitu Kabupaten Paser, Halmahera Selatan, Majene, Tulang Bawang, dan Bengkalis.“Pengajar muda tidak hanya mengabdi sebagai guru di sekolah dasar tetapi juga bekerja mendorong tumbuhnya gerakan pendidikan yang dikelola oleh aktor lokal di setiap daerah,†kata Direktur Eksekutif Gerakan Indonesia Mengajar, Evi Herawati Trisna. (Ant/y)