Dunia Pendidikan Harus Lebih Serius Cari Terobosan Menghadapi MEA

- Rabu, 06 Januari 2016 15:25 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2016/01/hariansib_Dunia-Pendidikan-Harus-Lebih-Serius-Cari-Terobosan-Menghadapi-MEA.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Jainul Siagian
Simalungun (SIB)- Dengan diberlakukan kesepakatan antar negara-negara ASEAN dalam pasar tunggal ASEAN atau MEA, mau tidak mau kita harus dapat menciptakan SDM usia produktif untuk dapat bersaing mengambil peran dan kesempatan dalam moment MEA, bila tidak ingin terlindas atau jadi penonton dan kuli di negeri sendiri. Hal itu  dikatakan oleh Jainul Siagian salah satu pemerhati sosial di Kecamatan Bandar.Jainul ketika ditemui di Perdagangan Selasa (5/1) mengatakan, pada MEA, telah ada kesepakatan antar negara ASEAN untuk lebih mempermudah mobilitas barang, jasa, orang atau tenaga kerja antar negara di wilayah ASEAN keluar masuk dari negara ke negara masing-masing.“Kita, pemerintah terutama dunia pendidikan saat ini diharapkan dapat menciptakan SDM-SDM yang tangguh dan siap pakai, harus benar-benar serius dalam meningkatkan skil dan mutu diri, para siswa dan mahasiswanya, dengan harus dapat mencari terobosan-terobosan baru dalam hal peningkatan SDM, bila tidak ingin kalah bersaing dari jutaan tenaga kerja profesional asing yang mungkin sudah mempersiapkan diri sejak lama untuk bersaing di MEA,” ujarnya.Jainul mengungkapakan dalam menghadapi MEA kita idealnya  harus cepat-cepat menyiapkan strategi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang optimal bukan seperti selama ini, dunia pendidikan sepertinya masih terlena dengan berparadigma menjadikan mata pelajaran sebagai kompetensi keberhasilan siswa atau mahasiswa yang seharusnya lebih dari itu yakni bagaimana memanfaatkan mata pelajaran itu sebagai alat yang dapat diaplikasikan untuk mendapatkan kesuksesan dalam hidup.Jainul berharap agar pemerintah dan dunia pendidikan dapat bersinergi dalam hal peningkatan SDM bagi SDM usia produktif bangsa kita terutama bagi anak didik kita yang saat ini masih berjuang dalam menempah diri melalui pendidikan.“Sinergi yang dibutuhkan saat ini dari pemerintah dan dunia pendidikan adalah mencari terobosan untuk mendirikan sekolah kejuruan yang spesialis dalam satu bidang khusus sehingga dapat memberikan ilmu khusus bagi siswa, berikutnya dapat melakukan kerja sama dengan pihak perusahaan-perusahaan yang maju dan berkembang sehingga dengan adanya kerja sama tersebut melalui perjanjian dan kesepakatan yang dibuat dapat memberikan peluang kesempatan untuk bersaing bagi anak-anak usia produktif yang lagi dalam menempah hidup di dunia pendidikan baik itu para siswa maupun mahasiswa yang ada dinegara kita bukan dengan orang luar dari negara kita,” harap Jainul. (C08/l)


Tag:

Berita Terkait

Sekolah

HKBP Hapus 85 Akun Palsu di Facebook dan Instagram, Lebih dari 100 Akun Resmi Dilegitimasi

Sekolah

Jelang Idulfitri 2026, Pemprov Sumut Perketat Pengawasan Harga dan Gencarkan Operasi Pasar

Sekolah

Demo, Ormas Kombat Restorasi Indonesia Medan Tegaskan Siap Sikat Mafia Jabatan dan Bandit Proyek

Sekolah

Kasus Anak Masih Perhatian Serius Kepolisian, 9 Kasus Anak Ditangani di Awal 2026 di Pematangsiantar

Sekolah

Penrad Siagian Ajak Semua Pihak Sikapi SE Wali Kota Medan Dengan Bijaksana Berlandaskan Konstitusi

Sekolah

Kapolres Batubara Terima Kunjungan Kalapas Labuhan Ruku Perkuat Sinergi Pengamanan