Gila, Bokong Disuntik dengan Pelumas Mesin Pesawat

- Minggu, 02 Desember 2018 13:24 WIB

Lima (SIB) -Seorang pakar kecantikan ditahan karena diduga menyebabkan kematian seorang penari klub malam. Fanny Kaina Solis Peraza (26) meninggal dunia setelah bokongnya disuntik dengan minyak pelumas pesawat terbang karena ingin memiliki bokong ala Kim Kardashian. 

Fanny sebenarnya warga Venezuela tetapi dia meninggalkan negerinya yang dilanda krisis untuk mencari kehidupan yang lebih baik di Peru. Di negeri itu, Fanny mendapatkan pekerjaan sebagai penara di sebuah klub malam di Kota Trujillo, Provinsi La Libertad, wilayah barat laut Peru. Nah, untuk mempertahankan penampilannya di panggung, Fanny memutuskan untuk menjaga "keseksiannya" dengan memperbesar bokongnya.

Menurut Maria Fernanda Abreu Gonzales (25), sepupu korban, Fanny ingin bokongnya diinjeksi dengan substansi tertentu agar terlihat lebih montok. Untuk mewujudkan keinginannya, Fanny pergi ke salon El Virrey di mana seorang ahli kecantikan bersedia melakukan operasi pembesaran bokong dengan harga murah. Menurut Maria Fernanda, ternyata substansi yang disuntikkan ke bokong Fanny adalah cairan silikon industri yang biasa digunakan untuk pelumas mesin pesawat terbang. 

Beberapa jam setelah disuntik, Fanny merasakan badannya tidak nyaman lalu jatuh pingsan setelah mengalami reaksi alergi tak terkendali. Dalam kondisi tak sadarkan diri Fanny dilarikan ke rumah sakit. Para dokter berupaya keras untuk menyelamatkan nyawa Fanny tetapi gagal. Keluarga Fanny kemudian melaporkan kematian sang penari kepada polisi karena menduga penyebab kematian adalah prosedur penyuntikan yang keliru. 

Saat polisi mendatangi salon El Virrey, tempat itu tutup dan tak ada orang di sana. Maria Fernanda kemudian menelepon Nico si pemilik salon. Kepada Nico, Maria mengatakan, sepupunya dirawat di rumah sakit dan membutuhkan bantuan untuk membayar biaya pengobatan. Nico yang tak mengetahui kliennya sudah meninggal dunia pergi ke rumah sakit. Polisi langsung menangkap pemilik salon itu setibanya di rumah sakit. 

Polisi mengatakan, Nico atau yang nama sesungguhnya adalah Nixon Moises Angula Chavez (39) mengakui telah menyuntikkan substansi ke tubuh Fanny. Kini Nico didakwa telah melakukan kelalaian yang mengakibatkan kematian dan investigasi kasus ini masih berlanjut. 

Banteng Silikon industri, berbeda dengan silikon medis yang digunakan sebagai implan payudara. Silikon industri bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan termasuk stroke dan kematian. Silikon industri ini biasanya dipakai sebagai pelumas mesin pesawat terbang karena amat baik digunakan di suhu yang tinggi. (Kps/h)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Serbaneka

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Serbaneka

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Serbaneka

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Serbaneka

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Serbaneka

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Serbaneka

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung