Orel Borgesca, Perempuan 103 Tahun yang Rasakan 2 Kali Pandemi Global

Redaksi - Minggu, 12 April 2020 20:21 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/berita/dir042020/_1013_Orel-Borgesca--Perempuan-103-Tahun-yang-Rasakan-2-Kali-Pandemi-Global.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Orel Borgesca

Pandemi virus corona telah memaksa jutaan orang di dunia untuk menyesuaikan diri, salahsatunya untuk berdiam diri di rumah.

Pengalaman ini, bagi banyak orang, merupakan yang pertama kali. Namun, tidak demikian dengan Orel Borgesca.

Perempuan berusia 102 tahun ini pernah menghadapi krisis kesehatan global semacam ini di tahun 1918, saat "Spanish Flu" merebak menjadi wabah yang mematikan.

Borgesca, yang tak lama lagi akan menginjak usia 103 tahun memang baru berusia berberapa bulan ketika wabah itu merebak.

Di masa itu, virus flu menginfeksi sepertiga populasi dunia, dan menewaskan sedikitnya 50 juta orang.

Meskipun Borgesca tak bisa mengingat pengalaman itu secara pribadi, namun dia tak bisa melupakan kisah yang terus dia dapatkan dari cerita kerabat dan sanak keluarganya di masa itu.

"Abang dari ibu saya dan istrinya tidak memiliki anak, dan dalam masa epidemi itu mereka tinggal bersama kami, sudah seperti ayah saya. Sayangnya bibi saya terserang flu, dan dia meninggal," kata Borgesca.

Sekarang, setelah lebih dari seabad kemudian, perempuan lanjut usia ini terus membawa kenangan itu dengannya.

Dia pun mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi dirinya selama krisis kesehatan covid-19.

Borgesca mengkarantina diri di rumahnya di Michigan, Amerika Serikat, bersama putrinya Bonnie, sambil berharap dapat tetap aman.

Saya banyak merajut, membaca, dan bermain scrabble dengan putriku," kata dia.

"Saya memiliki iman yang kuat, dan aku percaya bahwa Tuhan yang berkuasa, dan ini semua akan selesai dengan baik."

Orel Borgesca juga menceritakan, bagaimana anggota keluarga lain datang berkunjung, dan melihat dia melalui jendela ruang tamunya.

Perempuan ini akan genap berusia 103 tahun pada Selasa depan. Karena itu pula, sudah banyak kerabat dan tetangga yang mengunjungi dia.

Mereka menjenguk dalam jarak aman, dan tak jarang yang juga membawa tanda-tanda bertuliskan "selamat ulang tahun" dan beragam dekorasi untuk halaman rumahnya.

Orel Borgesca berujar, harapannya di hari ulang tahun adalah melihat kondisi pandemi yang melanda dunia bisa segera berakhir. Semoga...(kps/d)


Tag:

Berita Terkait

Sinar Wanita

Indonesia Sumbang US$ 50 Juta untuk Tangani Pandemi Global

Sinar Wanita

Mengenal Rachel Nathani, Pengusaha Sukses yang Coba Bisnis Skincare Lokal

Sinar Wanita

Nawal Ingatkan Ibu-ibu Pentingnya Asah Keterampilan Berbicara di Depan Publik

Sinar Wanita

Inspirasi Model Rambut French Bob yang Sekarang Sedang Jadi Tren

Sinar Wanita

New Zealand 100 Hari Tanpa Corona, Begini Sosok Kepemimpinan Jacinda Ardern

Sinar Wanita

Kamala Harris, Cawapres Wanita Kulit Hitam Pertama di AS