Medan(harianSIB.com)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Sumatera Utara (Sumut), Dra Veronika Sitanggang MPsi, Jumat (17/10/2025), memperingati Hari Ulos dengan parade kebaya serta busana berbahat etnik khususnya ulos.
"Sebagai warga negara Indonesia, boru Batak, ulos harus menjadi bagian dari kehidupan. Apalagi sudah ditetapkan Hari Ulos," ujarnya dalam pertemuan yang dihadiri aktivis dan pegiat.
Di antaranya Ketua Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) Sumut, Syafitra Elizabeth Tambunan serta Elisabeth Siregar.
Menurutnya, apa yang dilakukan tak sekadar sebagai tanggung jawab moral dalam upaya melestarikan warisan nenek moyang Bangso Batak. "Tetapi ini merealisir kewajiban sebagai konstituen sebab Pemerintah telah menetapkan Hari Ulos tersebut," tambah Veronika Sitanggang.
Baca Juga: PMI Warga Medan Wafat di Kamboja, Memulangkan Jasadnya Butuh 8.500 Dolar AS Sebagaimana diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 17 Oktober 2014 menetapkan
Hari Ulos dan tiap tanggal tersebut diadakan peringatannya.
"Kami tetap merayakan sesuai porsi. Meski banyak kegiatan, acara tetap diadakan," tambah Syafitra Tambunan. "Hari Ulos sama seperti berkebaya, menjadi domain perempuan. Sebab ulos dapat dijadikan kebaya dan sejalan," sebutnya.
Editor
: Wilfred Manullang