Chrome akan Blokir FIle Unduhan yang Tidak Aman

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2020 20:38 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_6410_Chrome-akan-Blokir-FIle-Unduhan-yang-Tidak-Aman.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
9to5Google
Ilustrasi : Google Chrome di Laptop

Meski situs dengan protokol "HTTPS" dinilai aman oleh peramban (browser), dokumen yang menyertai situs tersebut belum tentu aman untuk diunduh (download).

Pasalnya, unduhan bisa saja berasal dari situs yang tidak terjamin keamanannya, atau berasal dari protokol "HTTP".

Atas dasar itu, Google kini berencana untuk memblokir seluruh file unduhan yang berasal dari situs HTTP di situs HTTPS dalam peramban Chrome.

Menurut pihak Google, hal ini dilakukan untuk membuat perangkat pengguna aman dari beragam program berbahaya yang bisa saja mengintai keamanan dan privasi mereka.

Adapun pemblokiran unduhan yang berasal dari sumber tidak aman ini bakal hadir di Chrome versi 86 yang bakal dirilis pada Oktober mendatang.

Namun, sebelum sampai di sana, Google bakal menggelontorkan sejumlah pembaruan Chrome secara bertahap untuk memperingatkan dan kemudian memblokir unduhan berdasarkan jenis file terlebih dahulu.

Di Chrome versi 83 yang bakal dirilis sekitar bulan Juni 2020, misalnya, browser tersebut akan mulai memblokir unduhan semacam aplikasi atau program (executable) dengan ekstensi file ".exe", ".apk", dan sejenisnya.

Sementara di Chrome versi 84 yang rencananya dirilis sekitar Agustus 2020, Google bakal menambah daftar blokir ke beragam dokumen arsip, misalnya unduhan dengan ekstensi file ".zip", ".iso", dan sebagainya.

Terlepas dari versi tadi, Chrome versi 81, 82, dan 85 sendiri bakal dirilis Google masing-masing sekitar bulan Maret, April, dan September mendatang.

Nantinya, pembaruan dengan versi yang disebutkan di atas akan menyambangi Chrome versi desktop (Windows, macOS, Chrome OS, Linux) terlebih dahulu, sebagaimana dirangkum dari GoogleBlog, Minggu (16/2).

Untuk peramban Chrome versi mobile (Android dan iOS), Google memastikan bahwa pembaruan Chrome, mulai dari versi 83, akan lebih lambat (delay) satu versi dari desktop.

Misalnya, jika Chrome versi desktop berada di versi 85, maka Chrome mobile bakal berada di versi 84, dan seterusnya.

Mengapa ada delay? Sebab, mekanisme keamanan di perangkat mobile dianggap lebih kuat ketimbang perangkat desktop.

Delay ini juga berguna bagi para pengembang agar mereka bisa mengubah protokol unduhan yang tidak aman ke HTTPS, sehingga nantinya bisa diakses dengan Chrome versi mobile dengan lancar. (Kps/d)

Berita Terkait

Teknologi

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Teknologi

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Teknologi

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Teknologi

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Teknologi

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Teknologi

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor