Microsoft Ajak Pelajar Yogyakarta Kembangkan Coding

- Kamis, 19 November 2015 13:18 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/11/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Microsoft Indonesia mengajak ribuan anak muda di Kota Yogyakarta untuk ikut mengembangkan aplikasi permainan yang berkaitan dengan pendidikan. Bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada dan Yayasan Cinta Anak Bangsa, Microsoft akan membantu merealisasikan ide aplikasi dari para pelajar dengan menggunakan Kodu Game Lab.Peserta dalam program bertajuk Microsoft YouthSpark ini berasal dari 26 sekolah dan lima yayasan di Yogyakarta. Acara YouthSpark digelar di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjosoemantri (PKKH) UGM bekerja sama dengan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM dan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) yang berlangsung mulai dari November 2015 hingga Mei 2016 atau selama tujuh bulan.Rubben Hattari, Corporate Affairs Director Microsoft Indonesia, mengatakan dalam YouthSpark ini peserta tidak dituntut untuk mengembangkan aplikasi permainan yang rumit. Para peserta yang berusia 12–24 tahun itu diharapkan mampu memberikan ide kreatif dan strategis melalui proses coding." “Kami lebih melihat pada proses berpikir,” katanya di Yogyakarta, Selasa, 17 November 2015.“Kami ingin memberdayakan anak-anak muda terutama anak-anak muda Indonesia bukan sekedar menggunakan teknologi tapi bisa menggunakan teknologi untuk berkarya juga,” kata Rubben.Veronica Colondam, CEO Yayasan Cinta Anak Bangsa, menginginkan anak-anak muda mampu mandiri. “Kami dengan Microsoft ingin melayani anak Indonesia bersama-sama supaya bisa berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Veronica.Erwan Agus Purwanto selaku Dekan Fisipol UGM mengatakan visi dari UGM adalah sosiopreneurship sehingga sesuai dengan visi YouthSpark. UGM ingin setelah mahasiswanya lulus mampu berdikari dan tidak harus bergantung dengan orang lain selain berwirausaha mereka juga diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial.“Akan ada ribuan aplikasi-aplikasi yang akan menyelesaikan permasalahan sosial dan pada saat yang sama menciptakan peluang-peluang kerja,” kata Erwan. (T/h)


Tag:

Berita Terkait

Teknologi

PT Sumo Tolak Tudingan Pihaknya Menyebabkan Kebocoran PAD Medan dari Sektor Reklame

Teknologi

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Teknologi

Sapa Warga di Bantaran Sungai Babura, Rico Waas Tegaskan Komitmen Respons Cepat dan Tepat Sasaran

Teknologi

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Teknologi

Jamintel Kejagung Paparkan Pengawasan DD, Ini Respon Bupati Labura

Teknologi

Tujuh Rumuh di Desa Kutabangun Karo, Diterjang Angin Puting Beliung