Jakarta (harianSIB.com)Masjid Istiqlal Jakarta menerima sumbangan hewan sapi dari masyarakat non Muslim. Bahkan, jumlahnya hampir setengah dari total sapi kurban di masjid itu.
"Hampir setengah dari total jumlah sapi kurban di Masjid Istiqlal berasal dari pemberian masyarakat non-muslim," ungkap Imam Besar Masjid IstiqlalNasaruddin Umar.
Melansir dariDetikcom, Nasaruddinmengungkapkan, Masjid Istiqlal telah menerima 50 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Sebanyak 22 dari 50 ekor sapi merupakan hasil kontribusi dari umat non-muslim.
Selain itu, banyak jugamasyarakat non-muslimyang memberikan hadiah untuk menambah distribusi daging kurban.
"Inilah toleransi Indonesia. Sebenarnya yang wajib untuk berkurban itu adalah terutama umat Islam yang berkemampuan. Namun inilah Indonesia, inilah Istiqlal, benar-benar kita menjalin sebuah toleransi, ada understanding yang sangat dalam, lintas agama di Istiqlal ini,"kataNasaruddin, dikutip Selasa (18/6/2024).
Menurut Nasaruddin, pihak yang menyumbangkan sapi kurban untuk Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah melalui Masjid Istiqlal adalah Gereja Katedral Jakarta, Hotel Borobudur Jakarta, dan komunitas Tionghoa.
"Ada 22 ekor sapi dari sahabat kita dari non-muslim, ada dari Katedral sapinya besar," kata Nasaruddin.
"Kemudian juga dari Hotel Borobudur itu menyumbang 20 ekor sapi besar-besar, lalu ada dari rekan-rekan kita dari komunitas Tionghoa itu juga memberikan tambahan hewan kurban untuk diberikan ke mereka yang berhak," imbuhnya.
Selain dari umat non-muslim, Nasaruddin juga mengungkapkan Masjid Istiqlal menerima sumbangan hewan kurban dari sejumlah tokoh politik, seperti Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto, Wakil Presiden terpilih 2024-2029 Gibran Rakabuming, hingga Megawati Soekarnoputri. (*)