Jakarta (harianSIB.com)Badan Riset dan Inovasi Nasional (
BRIN) meluncurkan
Indeks Pelembagaan Partai Politik, sebuah
alat ukur akademik pertama di
Indonesia yang menilai tingkat kelembagaan partai politik. Acara peluncuran digelar di Gedung Widya Graha, Kantor
BRIN, Jakarta, Rabu (30/10/2024).
Kepala Pusat Riset Politik BRIN, Athiqah Nur Alami, menjelaskan bahwa indeks ini bertujuan memberikan gambaran perkembangan dan kelembagaan partai politik di Indonesia. "Kami berharap indeks ini membantu publik memahami sejauh mana partai politik telah terlembaga serta memberikan masukan bagi para pemangku kepentingan," ujarnya.
Empat Fase Penelitian
Penyusunan Indeks Pelembagaan Partai Politik dimulai sejak 2020 dan melalui empat fase penelitian:
1. Fase Pertama (2020-2021): Penyusunan kerangka konseptual mengenai pelembagaan partai.
2. Fase Kedua (2021-2022): Pengembangan instrumen dan pilot project indeks.
3. Fase Ketiga (2022-2023): Uji publik di berbagai daerah untuk penyempurnaan indeks.
4. Fase Keempat (2023-2024): Penyusunan angka indeks sebagai dasar rekomendasi kebijakan.
Indeks ini, yang telah mendapat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) pada 2023, diharapkan mendorong partai politik menjadi lebih modern dan terstruktur.(**)