Jakarta
(harianSIB.com)Gedung Mulia Raja, Jakarta, menjadi saksi kemeriahan Pesta Bona Taon
Parsadaan Pomparan Raja Silahisabungan Indonesia (PPRSI) se-Jabodetabek 2025, yang digelar Minggu (13/4/2025).
Raja Silahisabungan memiliki delapan anak yakni Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Bariba Raja, Debang Raja, Batu Raja, dan Tambun Raja/Si Raja Tambun.
Acara yang mengusung tema "Supaya Mereka Menjadi Satu" (Yohanes 17:21b) ini berlangsung penuh makna, menegaskan pentingnya persatuan di tengah perbedaan.
Ketua Panitia, Peber EW Silalahi, SH, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar acara ini memperkuat ikatan kekeluargaan di antara pomparan (keturunan) Raja Silahisabungan. "Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang berdialog, berkomunikasi, dan merendahkan hati demi merajut persaudaraan," ujarnya.
Pesan serupa disampaikan Ketua DPD PPRSI Se-Jabodetabek, Drs Martua Situngkir Ak, yang mengajak seluruh anggota untuk bersatu.
Ia juga mengingatkan generasi muda akan falsafah 'Poda Sagu Sagu Marlangan'. "Kita adalah air yang mengalir dari gunung yang sama. Pun, Keberhasilan hanya bisa dicapai jika kita seia sekata," tegasnya.
Mayjen (Purn) Haposan Silalahi, salah satu saksi pendirian Tugu Silahisabungan, mengapresiasi tema acara. "Luar biasa! Inilah saatnya kita mewujudkan kesatuan," ujarnya penuh semangat.
Ia juga bangga dengan simbol gambar Tugu Silahisabungan yang menjadi pengingat komitmen bersama. "Ini jangan berubah. Tugu ini adalah simbol persatuan kita."
Editor
: Bantors Sihombing