Harga Emas Melonjak, IHSG Menguat, Rupiah Melemah

Redaksi - Rabu, 16 April 2025 13:01 WIB
Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto
Karyawati memperlihatkan emas logam mulia Antam di Butik Emas ANTAM, Jakarta, Selasa (16/72024).
Jakarta(harianSIB.com)

Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia Rabu (16/4) mengalami kenaikan Rp20.000 dari semula Rp1.896.000 menjadi Rp1.916.000 per gram, dikutip dari Antara.

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan turut naik menjadi Rp1.765.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017.

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

Akhir-akhir ini, logam mulia emas menjadi primadona di pasaran, karena harganya yang kerap naik dan diprediksi bakal terus naik. Sehingga banyak masyarakat yang tertarik melakukan investasi emas.

*IHSG Menguat Tipis-Tipis Pagi Ini, Dibuka Naik 0,14%Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (16/4/2025). Indeks dibuka naik 9 poin atau 0,14% ke level 6.450,83. Setelah lima menit pertama, penguatan IHSG terpangkas menjadi 0,01%.

Dikutip dari CNBC Indonesia, sebanyak 211 saham naik, 122 turun, dan 219 tidak bergerak. Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 642,52 miliar yang melibatkan 997,28 juta saham dalam 76.407 kali transaksi.

Sementara itu, Bursa pasar Asia-Pasifik dibuka menurun pada hari Rabu (16/4/2025) setelah bursa Wall Street melorot semalam karena sentimen pendapatan kuartalan di tengah kekhawatiran tarif yang terus membebani ketidakpastian ekonomi.

Nikkei 225 Jepang diperdagangkan mendatar. Sementara Kospi Korea Selatan turun 0,2% dan Kosdaq yang berkapitalisasi kecil juga turun 0,18%.

Kemudian, Indeks S&P/ASX 200 Australia juga turun 0,08%. Sementara Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 21.455, atau sedikit melemah dibandingkan penutupan terakhir HSI di 21.466,27.

*Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.835 Pagi IniNilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp16.835 per dolar AS pada perdagangan pasar spot pada Rabu (16/3) pagi. Mata uang Garuda turun 8 poin atau minus 0,05 persen.

Mata uang Asia mayoritas menguat. Baht Thailand plus 0,43 persen, yen Jepang menguat 0,20 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,06 persen.

Senada uang utama negara maju dibuka menguat. Poundsterling Inggris naik 0,14 persen, franc Swiss plus 0,7 persen, dan dolar Kanada naik 0,70 persen.

Pengamat pasar keuangan Lukman Leong mengatakan, rupiah akan berkonsolidasi dengan potensi melemah terbatas terhadap dolar AS karena kekhawatiran perang tarif dan data ekonomi domestik yang lemah.

"Investor juga menantikan data PDB China siang ini," katanya kepada CNNIndonesia.com.

Hari ini, ia memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp16.750 - Rp16.850 per dolar AS.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Neraca Pembayaran Defisit 7,5 Miliar Dolar AS, Rupiah Menguat dan Emas Rp2,74 Juta/Gram.

Nasional

Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Sumut Buka Kesempatan Magang ke Jepang

Nasional

Rupiah Dekati Rp17.000

Nasional

Emas Tertahan, IHSG dan Rupiah Melemah Dibayangi Tensi Geopolitik

Nasional

IHSG Menguat 1,22 Persen, Rupiah Perkasa dan Emas Bertahan Tinggi

Nasional

Iran–AS Memanas, Harga Emas Berpeluang Tembus Rp 3,4 Juta/gram