Dumai(harianSIB.com)
Kebakaran kembali melanda Kilang Pertamina Dumai, Rabu malam (1/10/2025). Insiden ini sempat memicu kepanikan warga sekitar yang masih trauma dengan peristiwa serupa pada 2023 lalu.
Ledakan pertama terdengar sekitar pukul 20.30 WIB dan dirasakan hingga radius satu kilometer dari kilang. Api langsung membesar disertai asap tebal yang membumbung ke udara. Warga Kelurahan Tanjung Palas berhamburan keluar rumah, sebagian mengungsikan keluarga mereka ke tempat aman.
Tim tanggap darurat Pertamina Kilang Internasional (KPI) bergerak cepat. Delapan unit mobil pemadam Pertamina, satu unit Damkar Kota Dumai, dan satu unit Pertamina Patra Niaga Region Sumbagut dikerahkan. Api akhirnya berhasil dipadamkan pukul 23.20 WIB.
"Penyebab kebakaran masih diselidiki. Tim kami belum bisa masuk sebelum area benar-benar steril," kata Kapolres Dumai AKBP Angga F Herlambang kepada wartawan.
Baca Juga: 19 Terminal BBM Pertamina Jaga Pasokan dan Distribusi BBM di Sumbagut Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Dumai, Agustiawan, menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya kenyamanan warga. Ia menegaskan pasokan BBM tetap aman. "Distribusi bahan bakar tidak terganggu. Kami alihkan pasokan ke kilang Pertamina lain. Keselamatan pekerja dan masyarakat adalah prioritas," ujarnya.
Kilang Dumai, dikenal sebagai Kilang Putri Tujuh, beroperasi sejak 1981 dengan kapasitas 170.000 barel per hari. Fasilitas ini memasok sekitar 16 persen kebutuhan energi nasional, termasuk untuk Sumatera Utara.