Jakarta(harianSIB.com)
Sebanyak 11 siswa SMA 72 Jakarta Utara yang menjadi korban ledakan dilaporkan mengalami gangguan pada penglihatan dan pendengaran.
"Yang dirawat di sini ada sekitar 11 orang. Kebanyakan mengeluhkan pandangan kabur dan pendengaran berkurang. Untuk luka ringan, kami buka pos penanganan di lokasi," ujar Ketua RT 07 Kelurahan Kelapa Gading Barat, Krissensiana Orol Hotmatua, di Jakarta, Jumat (7/11), dikutip dari CNNIndonesia.com.
Sementara korban luka parah dibawa Balai Kesehatan Angkatan Laut di Kodamar. Lalu kemudian dirujuk ke RS Islam Cempaka Putih, RS Pertamina dan RS Yarsi.
Krissensiana mengatakan, untuk korban luka parah langsung dibawa ke Rumah Sakit. Sementara dari 11 orang luka ringan dilakukan rawat jalan.
Baca Juga: Proyek Normalisasi Kali Krukut Jalan Bertahap, Lahan Mulai Dibebaskan Tahun 2026 Menurutnya, ada dua orang dari 11 orang yang dirujuk karena luka parah di bagian telinga. Selain itu ada yang mengalami luka bakar di bagian punggung.
"Luka banyak yang tidak mendengar karena trauma ledakan," katanya.