Jakarta (harianSIB.com)
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyatakan pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan kasus penculikan awak kapal penangkap ikan warga negara Indonesia (WNI) di lepas pantai Gabon, Afrika Tengah. Hingga kini, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI masih berupaya menelusuri keberadaan dan kondisi dua WNI yang belum diketahui nasibnya.
Sugiono mengatakan, pihaknya aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kedutaan Besar Tiongkok, guna memperoleh informasi terbaru terkait insiden tersebut.
"Saat ini kami terus memantau perkembangannya dan juga berkoordinasi dengan Kedutaan Tiongkok," ujar Sugiono di Gedung Kemlu, Jakarta, Rabu (14/1/2026), dikutip dari detikcom.
Ia mengakui, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kondisi dua WNI yang diculik. Namun, pemerintah terus berupaya membuka berbagai jalur komunikasi untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas.
Baca Juga: Bajak Laut Culik 4 WNI, Kemlu Koordinasi ke Otoritas Gabon "Sejauh ini memang belum diketahui nasib dua
WNI tersebut, tetapi kami akan terus mencari cara untuk mengetahui kondisinya," kata Sugiono.
Menlu juga menegaskan, pemantauan dilakukan secara intensif. Perwakilan Indonesia di kawasan setempat dilaporkan terus mengikuti perkembangan situasi dan menyampaikan laporan secara berkala.