Jakarta(harianSIB.com)
Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008-2013, Mahfud MD, menilai keputusan Komisi III DPR RI mengganti Inosentius Samsul menjadi Adies Kadir sebagai calon hakim konstitusi seakan tengah mempermalukan seseorang.
"Lalu persoalan etis juga. Seakan-akan mempermalukan orang yang sudah terpilih, yang sudah diumumkan di sidang paripurna. Dia (Inosentius Samsul) sudah berdiri, siap bahkan," kata Mahfud dikutip dari kanal YouTube Mahfud MD Official, Kamis (5/2/2026) seperti dilansir dari kompas.com
Bukan hanya itu, Mahfud juga berpendapat pergantian yang secara tiba-tiba ini merupakan pertimbangan politis dari DPR RI. "Saya lebih melihat itu persoalan politis. Mungkin ada pertimbangan politis dari dalam," ujar dia.
Mahfud bercerita bahwa sekitar tiga minggu sebelumnya ia bertemu Inosentius Samsul di Mahkamah Konstitusi (MK) saat acara peluncuran buku karya para hakim konstitusi. Dalam kesempatan itu, Mahfud duduk bersama Inosentius dan sempat menitipkan pesan agar MK dijaga sebagai milik bersama, karena ia meyakini Inosentius akan segera dilantik.
Baca Juga: Gunakan Kartu Kredit Pemerintah Untuk Main Judol, Mantan Camat Medan Maimun Diusuljan Dipecat dari ASN "Saya bilang, 'Pak, titip MK ya. Ini kan milik kita semua', 'siap prof', gitu. Karena saya yakin dia tinggal dilantik. Sekarang tidak enak. Dulu saya yakin dia sudah di situ, di rumah situ," ucap dia. Mahfud menambahkan, saat ia kembali ke MK untuk menghadiri acara perpisahan purna tugas hakim konstitusi Arif Hidayat, banyak pihak terkejut dengan pergantian Inosentius Samsul.
Sebab, MK telah menyiapkan gambar dan materi penyambutan Inosentius Samsul.