Jakarta(harianSIB.com)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah penempatan dana pemerintah sebesar Rp 100 triliun di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjelang Hari Raya Idulfitri. Dana yang bersumber dari saldo anggaran lebih (SAL) tersebut diharapkan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
"Seminggu sebelum Lebaran, saya tambah lagi Rp 100 triliun masukin ke sistem perekonomian," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (25/3/2026) mengutip Kompas.com..
Dengan penambahan tersebut, maka dana pemerintah yang ditempatkan di Himbara total Rp 300 triliun.
Sebelumnya, penempatan dana Rp 200 triliun sudah dilakukan pada September 2025 lalu. Purbaya menjelaskan, penempatan dana tersebut dimaksud melonggarkan likuiditas perbankan yang mulai mengetat. Menurutnya, kondisi ini tecermin dari kenaikan imbal hasil (yield) surat berharga.
Baca Juga: Purbaya Perpanjang Batas Lapor SPT Orang Pribadi hingga 30 April 2026 "Kalau bond yield naik 0,1 persen, saya udah perhatiin, ada apa nih? Naik 0,4 persen, pasti kekeringan, kekurangan likuiditas di bank atau apa penyebabnya? Saya cek, oh betul bank kurang. Saya tambah lagi masukin ke sistem," jelas dia.
Menurut dia, skema penempatan dana terbaru bersifat lebih fleksibel dibandingkan sebelumnya. Pemerintah dapat menarik kembali dana tersebut sewaktu-waktu sesuai dengan kebutuhan pengelolaan likuiditas. "Artinya gini, itu kapan saja bisa ditarik. Kalau yang dulu kan 6 bulanan. Kalau ini fleksibel kita tarik," kata Purbaya.