Medan (harianSIB.com)
Karateka Indonesia tampil gemilang pada SEA Games 2021 Vietnam. Total raihan 4 emas, 8 perak dan 2 perunggu jadi bukti. Dari jumlah tersebut, dua perak disumbangkan atlet binaan Forki Sumut, Dessyinta Rakawuni Banurea di nomor kumite +68 Kg dan kumite regu putri.
Prestasi tersebut disyukuri Pengurus provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sumatera Utara.
"Tentunya kami bersyukur akan prestasi atlet kami dapat perak di SEA Games 2021. Semoga prestasi ini jadi evaluasi serta dorongan kepada semua pihak termasuk Forki dan terutama atlet menatap PON 2024 saat Sumut dan Aceh jadi tuan rumah," ucap Ketua Umum Forki Sumut, DR H Rahmad Shah di Medan, Minggu (23/5/2022), sebagaimana dilaporkan Jurnalis Koran SIB, Christopel Naibaho.
Prestasi itu jadi semangat Forki Sumut dalam menatap PON 2024. Sebagai tuan rumah, juara umum cabor karate jelas tak bisa ditawar lagi.
"Mana yang baik harus dipertahankan, kalau masih kurang ditingkatkan lagi. Agar di PON nanti, kalau bisa Sumut masuk tiga besar. Jadi pemerintah juga harus sungguh-sungguh. Anggaran ditambah, kejuaraan lebih banyak. Semua harus serius, bersama-sama agar terwujud," tambahnya
Sementara itu, Sekum Forki Sumut, Zulkarnaen Purba mengakui, untuk jadi juara umum butuh proses. Apalagi diakui, prestasi karate Sumut sedang menurun.
"Kalau biasa di pelatnas ada empat sampai lima atlet Sumut, ini cuma satu. Di PON (Papua) kemarin juga, tradisi emas tidak tercapai," katanya.
Makanya, dia berbarap prestasi di PON 2024 harus lebih baik lagi.
"Kami siapkan atlet lapisan kedua. Pertandingan juga digelar lebih banyak untuk jam terbang dan prestasi mereka. Saya rasa, minimal 5 emas aja nanti di PON, kita sudah bisa juara umum," tambah Zulkarnaen.
Untuk mengejar prestasi itu, Forki Sumut pun siap bekerja keras. Binpres Forki Sumut Delphinus Rumahorbo menjelaskan, berbagai kejuaraan sebagai ajang seleksi atlet pun disiapkan. Tujuannya, agar setiap atlet punya kans sama menunjukkan kemapuan terbaiknya.
"Setiap kabupaten/kota mengadakan seleksi menuju Kejurwil. Dari Kejurwil ini untuk tiket main ke Porprov Sumut sebelum berlaga di PON. Kami berharap semua tahapan dan jenjang ini bisa diikuti agar atlet terbaiklah yang bermain nantinya," pungkasnya. (*)