<p>Lima tahun setelah kebakaran tragis yang mengguncang dunia, Katedral Notre Dame di Paris kini bangkit kembali. Pada Sabtu, 7 Desember 2024, landmark bersejarah ini resmi dibuka kembali untuk publik.<br><br>Upacara pembukaan berlangsung megah dan khidmat, dihadiri oleh tokoh-tokoh dunia, termasuk Presiden Perancis Emmanuel Macron, Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, serta Ibu Negara Amerika Serikat Jill Biden.<br><br>Malam itu, suasana dipenuhi kemegahan dengan pertunjukan spektakuler efek pencahayaan dan suara. Bunyi lonceng ikonik Notre Dame bergema, menandai dimulainya upacara pembukaan.<br><br>Di hadapan para tamu, Uskup Agung Paris Laurent Ulriche menjalankan tradisi simbolis dengan mengetuk pintu Katedral sebanyak tiga kali menggunakan tongkatnya. <br><br>Momen ini disambut tepuk tangan meriah, terutama untuk para petugas pemadam kebakaran dan polisi yang berjasa besar dalam menyelamatkan serta memugar bangunan bersejarah ini.<br><br>Sejak kebakaran pada 15 April 2019, Katedral Notre Dame menjalani proses renovasi besar-besaran. Kini, wujud barunya memukau dunia. <br><br>Dengan atap yang sepenuhnya diperbarui, kubah megah, dan gargoyle batu yang terukir indah, bangunan ini memancarkan keagungan masa lalu dengan sentuhan baru.<br><br>Di dalam, pengunjung akan terpukau oleh langit-langit yang menjulang tinggi dan susunan batu yang tampak seperti baru. Cahaya terang dari jendela kaca patri berwarna-warni kini menerangi setiap sudut ruang yang luas, membawa kembali kehangatan dan keindahan Notre Dame yang telah lama dirindukan.<br><br>Katedral Notre Dame bukan hanya bangunan, tetapi simbol kekuatan, harapan dan warisan sejarah umat manusia yang terus hidup.<br><br>Sebagai informasi, biaya pembangunan kembali Katedral Notre Dame yang terbakar ini disumbang miliarder terkemuka Prancis, Bernard Arnault, yang memiliki perusahaan brand mewah terbesar dunia LVMH sebesar 200 juta Euro atau setara Rp3,1 triliun<br></p>